Akibat Stress

Tiba-tiba kemarin @liezaijah ngasih info ke saya (@ardfsa), @osiarutanti, dan @nyayuunuy tentang akibat stress.
Secara @liezaijah itu sekarang kerja di Jakarta, saya kerja di Pasuruan, @osiarutanti lagi S3 di Jepang, dan @nyayuunuy lagi S3 juga di Korea.
Jadi indikasi tingkat stress kami ini cukup dibilang tinggi.

Menurut info yang dia dapat, selain bisa jerawatan, bisa juga kena rambut rontok yang cukup parah.
Lalu ributlah kami di Twitter tentang akibat-akibat stress ini.
Berdasarkan pengakuan pengalaman masing-masing, setiap individu itu bisa beda-beda dampak stress-nya.
1. @liezaijah : kuantitas kerontokan rambut bertambah banyak
2. @osiarutanti : kuantitas timbulnya jerawat bertambah banyak
3. @nyayuunuy : kuantitas ketembeman pipi berkurang banyak
4. @ardfsa : kuantitas ngemil meningkat drastis (hikshiks)

Itu baru dari 4 orang dengan kerjaan berbeda-beda, di tempat berbeda-beda juga.
Ada juga yang stress malah jadi marah-marah, pemurung, sembelit, migrain, dll.
Buat @osiarutanti sama @nyayuunuy yang stress itu malah ga nafsu makan, jadinya bisa kurus (pengeeeennnn!). cuman efek jerawatan dan gatel-gatel ke badan.

Kalau buat saya, kebalikannya!
Kerasa banget kalau lagi stress-stressnya, uring-uringan, ga sesuai plan, lagi ga jelas proyeksi masa depan (cem sekarang), pengennya ngemiiiillll mulu.
Nafsu makan sih ga ada, makan secara benar dan sehat itu ga mau.
Tapi pengennya ngemil ga jelas. Ya makan biskuit lah, coklat lah, gorengan lah.
Yang kurang aja, si itu nafsu ngemil siyalan hanya muncul ketika malam hari (aaarggh!!!!).

Kalau pagi biasanya ga mood makan, kalau siang makan dikit aja udah langsung kenyang banget, tapi entah kenapa kalau menjelang malam segala pengen.
Walhasil, selama 8 bulan saya disini, bertambah berat badan drastis!! (nangis-guling2-banting-timbangan-badan).
Yaa, ditambah ga pernah olahraga juga. Udah jaraaaang banget jogging pagi hari, apalagi treadmill-an (ga ada tempat fitness gitu yaa).
Disini fasilitas olahraganya, trek lari atau GOR, itu ga ada.
Yasudah, pasrah. Makan ga bener di malam hari lalu tidur, tanpa ada pembakaran lemak.
Makin aja stress gara-gara meratapi lemak yang bikin badan berat bergerak.
bumbumbum (>.<)

Diet sih udah selalu jadi plan sehari-hari.
Tapi actualnya… tong kosong!
Huaaaa! tambah strreeess!

Sudah.sudah.. yang jelas saya tidak stress sendirian.
Ternyata kawan-kawan yang lain pun sama-sama stress, ahahaha.

Btw, dengan tambahan juga susah tidur tenang, katanya saya bukan stress.
Tapi depresi!
karena apa? saya pun tidak tau.
atau gak mau tau, sehingga saya pura-pura ga tau, lalu mengalihkan ke hal-hal yang bisa bikin fresh (seperti traveling, hiking, reading, dll), tapi sebenarnya ada sesuatu di alam bawah sadar saya yang bikin depresi? yaa, mungkin aja.
Tapi pasti suatu saat nanti akan bisa diselesaikan/dihilangkan kok (Aaamin).

Leave a comment

Filed under cerita-cerita, kawan-kawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s