Bangil, Pasuruan

Sekarang saya tinggal ngekos di kabupaten Bangil, kota Pasuruan. 
Kenapa bisa sampai sini, intinya saya keterima kerja di perusahaan elektronik yang pabriknya ada disini. Saat ini saya ditempatkan di Engineering and Development Department, Business Planning Division sebagai asisten menejer.

Udah di wanti-wanti semenjak wawancara dulu, kalau saya bakalan di tempatin di Pasuruan, yang desa banget. Saya sih ga mikir apa-apa, toh emang saya lebih suka di kampong daripada di kota.

Waktu dateng ke Bangil, langsung ke kosan yang tepat dipinggir jalan besar. Kosannya enak, katanya paling mewah, bersih, dan aman. Yaa, emang juga sih, padahal murah loh biayanya, Rp 400.000 bisa untuk berdua. Fasilitas udah kasur (ada bantal, guling, bedcover, udah di sprei juga), lemari, meja belajar, toilet bersama (shower dan closet loh), dapur bersama (peralatan masak komplit), tempat nyuci baju, tiap pagi dan sore ada yang dateng bersih-bersih kosan.

Jalan-jalan hari pertama di Bangil, emang cukup desa.
Ga ada mall, bahkan restoran-restoran fast food gitu aja ga ada sama sekali.
Tempat paling rame, ada di alun-alun Bangil dan Plasa tempat toko-toko kebutuhan sehari-hari.
Jaraknya cukup deket dari kosan saya, kalau jalan setengah jam kurang.
Arahnya juga lurus-lurus aja, ga ada belok sama sekali dari kawasan industri sampe alun-alun.
Walau panas, tapi sepanjang jalan ditumbuhi pohon-pohon cukup rimbun.

Bangil juga dapet anugerah adipura dari presiden sebagai kota kecil terbersih. Itu saya sadari juga pas jalan-jalan, emang lingkungannya bersih.

Untuk sinyal, saya pake S*mpati dan kenceng, pake internet pake modem dari provider tersebut juga wuuuush! lancar jaya!
Saya ditawarinnya pake modem Sm*rtfren, karena paling laris di daerah ini.
Sinyal dan EVDOnya penuh dan harganya juga murah untuk yang unlimited.
Tapi yang GSM lebih kenceng aksesnya.

Oiya, kalau daerah kota Pasuruan dan masuk ke Bangil, ada gerbang selamat datang dan tulisan “Bangil kota santri”.
Semenjak dateng di Bangil ini,saya sering liat anak-anak kecil dan remajanya jalan-jalan pake sarung dan kopiah (untuk laki-laki) dan baju muslim (untuk perempuan) seperti mau/ke pesantren.

Sebelah kosan saya juga tepat banget masjid. Setiap maghrib sampe isya suka ada anak-anak yang pergi ngaji.. aah, pemandangan yang udah ga ada di kota.

Untuk makanan, sepanjang jalan banyak yang jualan warung nasi.
Soto, rawon, pecel, punel, rames, padang, baso, penyet, dll.
Belum semua saya kulinerin sih, baru nyoba nasi pecel komplit+tahu+tempe+ati ampe+kerupuk dan minum dengan harga hanya Rp 6000.-
Sepertinya harga makanan disini emang murah meriah dan rasanya juga enaaaakk! Sasuga jawa!😀

Ada satu café, Bangil Corner Center di alun-alun. Tempat anak muda gaul Bangil suka nongkrong karena ada wifi gratis selama beli makanan & minuman minimal Rp. 15000,-

Baru sebentar banget saya disini, lumayan udah kerasan. Cuman ga enak sama panasnya aja, yang bikin saya keringetan ga berhenti (terutama bagian hidung,huhu).
Lama-lama bisa bikin item juga nih kulit. Nanti jadi beneran kayak gadis jawa yang item manis, hihihi.

Saya yakin, Allah menempatkan saya disini pasti ada alasan yang terbaik. Dimana pun Allah menempatkan kita di dunia ini, pasti selalu ada hal baik dan buruk yang akan dialami. Hanya saja bagaimana kita bisa membuka hati dan pikiran untuk melihat hal yang positif dan menjadikan itu ilmu untuk menjadikan diri lebih baik. Melihat hal yang negatif dan menjadikan itu pelajaran untuk menjadikan diri lebih berhati-hati dan peka terhadap sekitar.

InsyaAllah, pasti semua ini adalah yang terbaik.

Bismillahirrahmaanirrahiim…

10 Comments

Filed under cerita-cerita

10 responses to “Bangil, Pasuruan

  1. Halo mbak, saya anak ITB juga, baru lulus🙂
    Bulan depan mau kerja di Pasuruan, lokasinya di PIER
    Jauh ya kalo dari Bangil ke situ? Tau enggak mbak, kalau daerah sama sinyal telkom flexi dan internetnya bagus ga? Selama ini di Bandung pake modem flexi hehe
    Makasih🙂

  2. annisa

    Salam kenal mba…
    Masih di bangil? Aq juga bru tinggal di bangil gr2 krja. Blh share kpn2 mba?

  3. welcome to pasuruan. 🙂

  4. alif

    setuju dengan anda🙂

  5. Prama

    misi mbak ardita, bisa minta referensi daerah kosan di kota bangil khususnya yang dekat dengan PLN rayon Bangil? Insya Alloh saya minggu depan sudah berkantor disana..mohon infonya ya mbak..thanks..

    • arditafanisa

      di daerah sana banyak kosan. masuk2 ke gangnya yang deket PLN rayon kayaknya banyak juga. coba tanya orang kantor disana langsung ya🙂

  6. chaer

    kok gk ke prigen.,.,ke taman safari.,.,.,asik .,.,., and sejuuuuukkkk.,.,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s