Nursery Rhyme

Miza mulai mengenal gadget sekitar beberapa bulan belakangan ini. Saya lupa awalnya gimana sampe Miza liat youtube untuk lagu-lagu anak (nursery rhyme), seperti wheels on the bus, head shoulder knees and toes, baa baa black sheep, johnny johnny yes papa, dll. Tapi, semenjak ngerti kalau handphone itu bisa liat youtube, Miza suka minta ‘bipbip’ alias si video lagu-lagu anak itu setiap liat hape, dan jadi ketagihan.

Awalnya sih jadi cara jitu bikin Miza diem, anteng. Saya pun terlena dengan antengnya Miza liat youtube, saya bisa tinggal goler-goler meluruskan punggung di kasur, istirahat tenang sampe sering juga ketiduran sepulang kerja.

Makin lama, Miza jadi cranky kalau pengen si bipbip dan ga dituruti. Pokoknya setiap pulang ke rumah, langsung nyari hape dan bilang bipbip pengen dinyalain si yutub. Di mobil pun kalau Miza mau anteng duduk, dinyalain lah si bipbip. Walau kalau lagi jalan-jalan, bisa sama sekali ga minta bipbip. Tapi sekalinya di rumah atau mobil, langsung ngamuk kalau ga dikasih bipbip.

Sebenernya hal ini meleset jauh dari bayangan metode pengasuhan Miza, yang harus sejauh mungkin dengan gadget. Bahkan dulu waktu survey daycare, yang utama ditanyain adalah kegiatan kesehariannya apa, ada tivi atau engga. Kalau ada tivi, wah dicoret deh langsung. Karena pengennya Miza itu berkegiatan yang non-gadget, lebih ke motorik dan sensorik. Tapi, malah ortunya sendiri yang ngenalin si yutub ini ke Miza *hadeuuh, tepok jidat*

Karena (akhirnya) sadar dengan aktivitas gadget yang ga baik ini, Ayahnya yang mulai cerewet untuk ga kasih liat hape selama ada Miza. Lebih baik banyakin mainan atau buku untuk aktivitas Miza. Ayahnya sekarang tiap pulang kerja suka bawa buku baru yang banyak gambar, terutama gambar hewan, dan liatin ke Miza sebelum tidur. Saya pun mulai mengumpulkan energi kembali untuk main-main sama Miza (walau udah teparr), dan ga pegang hape kalau udah dirumah.

Yaa, memang harus kerjasama dan keteguhan dari ortunya supaya anak mau disiplin terhadap sesuatu (apalagi dari emaknya yaa). terutama persoalan si gadget ini. Sesekali masih boleh, dengan jangka waktu yang singkat, asal anak udah ga penasaran aja. Udah gitu, mulai ngeluarin semua mobil-mobilan, bola, raket, buku, alat gambar, pokoknya yang bisa mengalihkan interestnya terhadap si gadget.

Semoga, ayah dan Ibun bisa istiqomah untuk menjauhkan gadget dari anak-anak kelak.. Aaamiinn..

 

Advertisements

Leave a comment

Filed under Beibi Miza, being a mommy, cerita-cerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s