Tag Archives: jumat

Pass Probation Interview

Selasa, 30 April 2013, Tepat 6 bulan masa percobaan kerja di tempat saya beraktivitas sekarang.
Sesuai kontrak awal, selama 6 bulan ini saya disebutnya dalam masa percobaan (probation step). Setelah 6 bulan, akan ada penilaian dari atasan, Manajer, dan GM lainnya, berupa presentasi dan wawancara.
Tetapi, karena saya udah pernah presentasi di Business Plan FY2013 perusahaan, jadinya saya hanya interview.

Pukul 09.00, di ruangan tamu tertutup, sudah ada Pakpit GM dari GA/HRD, PakJar SGM Produksi, Babeh atasan saya SGM Engineering/Business Planning, Cak Mat MD Akunting, dan Shacou (Presdir).
Sempet kaget banget, waktu tau Cak Mat dan shachou juga ikutan interview. Kirain bakalan Pakpit dan babeh aja.
Ditambah, harus pake bahasa jepang, yang mana kemampuan bhs jepang saya untuk interview cem gituan udah jauuuuhhhh berkurang.

Pertanyaan pertama dibuka dari shachou.
“Dita-san, dengan background kuliah dari Nuklir, tidak berhubungan dengan kerjaan sekarang, baru lulus kuliah langsung kerja, ditempatkan di level yang tinggi, bagaimana kesannya?”
“Menurut Dita-san, siapa kompetitior utama kita? dan bagaimana kondisi kita dibanding kompetitor?”

Kalau dari Cak Mat:
“Apa bedanya waktu jaman kuliah dulu dengan sekarang sebagai shakaijin?”
“Apakah ada stress atau tekanan selama bekerja?”
“Hal utama apa yang menjadi kegembiraan suatu perusahaan itu?”

Dari Pak SGM Produksi:
“Dari hal-hal yang bikin kita kalah dengan kompetitor, usaha apa dari kamu sendiri yang ingin diperbaiki?”
“Mungkin perlu training ke Cina jika ingin mengurangi lead time kita yang lama.”
“Nanti minta ke Babeh untuk seminggu sekali ada waktu untuk jalan-jalan liat line produksi.”

Dari Pak GM HRD/GA:
“Selama 6 bulan ini sudah apa saja yang dipelajari?”
“Bagaimana kapasitas diri dari awal kerja hingga saat ini?”

Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lain seputar perusahaan dan departmen Business Planning.
Semisal, “Hal paling utama untuk perusahaan itu apa?”, “Kurang orang ga di BP?”.
Sampai yang Jleb itu adalah dari shachou, “Dita-san punya jiwa leadership?”
…. krik….
“Yang saya lihat, kamu itu terlalu pendiam (otonashii), tolong lebih agresif lagi dalam bekerja”
….huks…. baik shachou…

Dan evaluasi akhir dari Babeh: “kamu itu orangnya ga pede-an. Cuek aja, pede aja. BIarin kamu ngomong superior, walau itu kata-kata dari saya. Tapi anggap aja itu kata-kata kamu sendiril. Orang-orang jepang itu lebih respect sama yang pede.”
Huhuhu,, emang saya orangnya ga pede. Apalagi di lingkungan dan orang-orang baru. Kerjaan aja saya ga ngerti-ngerti. Gimana mau pede ;(

Tapi sebagai evaluasi diri banget.
Emang harus lebih pede dan cuek. lebih agresif dan aktif lagi.
Demi belajar. demi pengalaman hidup.
Sayang aja kalau ga dimanfaatin, punya atasan yang supppeerr sabar dan jenius, tempat kerja yangbanyak ilmunya, dan rekan-rekan yang baik.

Kamis, 2 Mei 2013, saya dipanggil Pak GM HRD/GA ke tempat beliau.
Yaa, udah tau hasilnya, saya lulus probation dan diangkat jadi karyawan tetap.
Udah deh.. hahaha.. bikin Galaw! >.<
Galau antara kenyamanan tempat kerja atau bakti pada ibunda…..

3 Comments

Filed under cerita-cerita, kerja

Jumat dan Purnama

Jumat subuh ini, seperti biasa saya bangun sebelum adzan. Ritual rutin setiap bangun, matiin alarm hape dan olahraga jempol liat-liat timeline twitter atau facebook.
Ada satu berita yang bikin cukup kaget. Tertulis “Innalillahi wa inna ilaihi rajiun..” dan berita kalau salah satu Ustadz muda dengan klaim gaul itu meninggal dunia.
Dengan otak yang masih pemanasan, saya ga begitu mantengin juga beritanya. Lebih baik saya beranjak untuk ke kamar mandi, wudhu dan olahraga sendi-sendi badan dengan sholat.

Setelah sholat subuh dan tilawah, jam 5 saya keluar kosan menuju pematang sawah.
Bukan mau macul atau menyiangi padi-padi yang mulai menguning siap di panen, tapi membersihkan paru-paru dari polusi debu, membersihkan otak dari penat kerjaan, dan membersihkan otot dari tegangnya aktivitas duduk depan komputer seharian.

Pas banget, hari ini masuk hari ketiga purnama. Bulan di ufuk Barat masih terlihat bulat sempurna dan memantulkan cahaya yang terang. Disisi lain ufuk Timur, langit mulai perlahan terang berwarna jingga dan merah.
Saat berjalan dengan atmosfer sekeliling masih sangat segar, melihat dua fenomena alam, Bulan yang sempurna cantiknya di langit barat dan ufuk jingga merah yang tak kalah cantiknya di langit timur.
Melihat itu semua, saya hanya bisa menangis.

“Nikmat Tuhanmu yang manakah akan kau dustakan?”
Setiap melihat langit yang begitu indahnya, saya selalu bersyukur Allah masih memberikan saya kesempatan untuk menghirup oksigen, kesempatan hidup, melihat keindahan-keindahan alam.
Di saat berita mendadaknya meninggal seorang ustadz artis. Umur manusia benar-benar misteri langit.

Kalau sudah begitu, yang ada sepertinya hanya rasa bersalah karena belum bisa maksimal menjalankan hidup ini.
Belum bisa jadi hamba-Nya yang benar-benar bersyukur dan bersabar. Ikhlas dengan segala ketentuan-Nya yang sudah terjadi dan terus berusaha yang terbaik untuk hidup.

Hari Jumat selalu penuh keberkahan. Semoga bisa menjadi manusia yang berpikir, melihat, dan memahami banyaknya tanda-tanda kekuasan Allah di sekeliling kita. Selalu siap kapan pun jiwa ini pergi dari raga dunia.

Leave a comment

Filed under kisah jumat