Category Archives: jalan-jalan

Work to Karimun Jawa (2)

Jumat, 20 Juni 2014
IMG_8048

Jadwal keberangkatan kami ke Karimun Jawa melalui pelabuhan Kartini Jepara menggunakan kapal cepat, Express Bahari (tiket IDR 130,000). Kapal berangkat jam 8:00 dan menempuh perjalanan 2 jam saja. Jam 10:00 udah sampe di pelabuhan Karimun Jawa dan dijemput oleh Iida san dan PiC selama di Karimun Jawa, Pak Taqim. Kami diantar ke hotel dulu, Escape Hotel (Suite room IDR 400,000 dan Standard room IDR 300,000), untuk check in dan simpan barang. Setelah itu langsung menuju lokasi instalasi kontainer di SD Karimun Jawa 01. Disana udah ada enjiner-enjiner Panasonic jepang dan enjiner Panasonic lokal yang lebih dulu seminggu berada di Karimun. Para bapak-bapak tersebut melaksanakan tugasnya untuk mengecek kesiapan LED Panel Surya. Saya ikut juga, sekalian diterangin bagian dan fungsi dari kontainer oleh enjiner lokal dan foto-foto untuk bukti laporan ke atasan nanti.
IMG_8054

Siang setelah makan di kantin setempat (yang menunya macem-macem dan murraaahh), saya, Tanaka san, Urakawa san, Kobayashi san, dan Kikuchi san, diajak Iida san berkeliling Karimun mengunjungi 3 PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel), Wisata hutan mangrove, dan mampir sebentar di Pantai untuk istirahat sambil minum kelapa. Jadi, di Karimun Jawa ini supply listrik hanya dari PLTD yang itu pun ga bisa menutupi kebutuhan semua rumah. Banyak rumah dan hotel menggunakan genset sendiri, yang hanya dinyalakan mulai jam 18:00 sampe 06:00 (bervariasi sih, malah ada yang cuman sampe jam 12 malem aja). Jadinya harga penginapan disana relatif mahal. ATM hanya ada 1 (rusak pula) dan tentu aja ga bisa pake kartu kredit.
IMG_8080
IMG_8074

Setelah dari 3 PLTD, kami diajak masuk ke wisata hutan Mangrove. Bagus banget!
IMG_8100
IMG_8103
IMG_8114

Lalu singgah di salah satu wisata pantai yang masih sepi pengunjung. Pantainya bersiihh dan manjain mata banget liatnya. Terus minum air kelapa, beli 2 buah diminum rame-rame. Kikuchi san bilang semenjak dari lahir baru pertama kali minum air kelapa, dan dia suka (yaiyyalaah, seger gitu).
IMG20140620017
IMG20140620016

Dari pantai, kami kembali ke SD lagi dengan kerja terakhir pemasangan papan nama Panasonic pun selesai.
IMG_8132

Jam 18:00 kami semua berkumpul di resto Jiwa Quest untuk dinner dan ngobrol santay setelah seharian kerja. Di Jiwa Quest kalau siang pemandangannya pasti bagus banget, sayangnya udah malem ga keliatan apa-apa di laut, rasa makanannya biasa aja, tapi setup buah Pear-nya Juara! Pas dinner itu lebih kenalan lagi dengan orang-orang Jepangnya.

IMG_8130
Yang hadir adalah:
Yao san (Direktur Energi Panasonic ES Gobel Ina, male-45thn, fasih bahasa Indonesia), Tanaka san (Presdir Energi Panasonic ES Jpn, male-50thnan, aksen kansai banget), Urakawa san (GM QA Panasonic ES Jpn, male-50thnan, keliatan galak tapi ramah kok), (Manager apaa gitu *ga hafal, male- 40 tahunan, ramah, baiiik, kocak), Kobayashi san (senior member RnD Panasonic ES Jpn, Female- 37 thn, traveler sejati), Kikuchi san (Enjiner Panasonic Battery Jpn, Male-32 thn tapi baby face *awalnya saya kira msh 25thnan), Matsushita san (enjiner Panasonic Battery Jpn; Male-30 thn yang cute, humble, dan polite banget *ini malah dikirain lebih muda lagi 20thnan), Mochida san (Senior officer Public relation Panasonic ES Jpn; Male-umur ga tau tapi keliatan masih muda, gaul dengan semua perlengkapannya berwarna pink *tp cowo tulen looh), Yoshii san (Manager di Panasonic ES Jpn, Male-40 thnan dengan wajah polos *dan memang polos banget), Kawahara san (Manager di Panasonic ES Jpn, Male-40 thnan, sang leader instalasi panel surya, terlihat serius), Matsuda san (Manager (?) Panasonic Sales ES Ina, Male-40thnan, unique face), Pak Ukurta (Bagian bisnis development Energi Panasonic ES Gobel Ina, male-40thnan, batak), Gatot kun (Enjiner development Energi Panasonic ES Gobel Ina, male-26thn, freak banget ke per-pesawatan, wong Semarang), dan 2 orang dari IBEKA (saya ga terlalu kenalan dengan mereka). Tambahan 5 orang grupnya Pak Qosim (non-Panasonic) yang bertugas untuk instalasi jalur listrik di SD tersebut. Total yang datang untuk pengerjaan instalasi kontainer tenaga surya ini adalah 21 orang.

… (to be continued)
IMG20140620023
my first sunset in Karimun Jawa

Leave a comment

Filed under cerita-cerita, jalan-jalan, kerja, pantai

Floating Market, Lembang

Late post.. takpapa lah yaa, daripada tidak sama sekali.
IMG_7818

Cerita Jumat, 31 Januari 2014
Hari libur Imlek ini udah direncanain cukup lama pengen ke Floating Market, Lembang. Tadinya kaan ada yang mau dateng liburan ke Bandung dari Surabaya gitu deh. Padahal mau ajak jalan-jalan ke Floating Market. Tapi keabisan tiket kereta jadinya ga jadi dateng (sebel to the max!) But the holiday must go on. Karena rencana awalnya juga mau bareng keluarga yang udah dijanjiin dari lama pengen pergi ke Floating Market. Jam 8 pagi (ngaret dari rencana jam 7 pagi), saya sekeluarga (minus adik saya yang pertama karena as I mentioned before bahwa dia ga mungkin mau bangun pagi-pagi di hari libur kalau ga bener-bener menurut dia penting banget) berangkat menuju Floating Market, Lembang. Sengaja dari pagi, karena mengantisipasi macet ke arah Lembang dan tujuannya sekalian sarapan disana. Alhamdulillah, cuaca lagi cerah pake banget. Jalanan masih lancar dan sampe dengan selamat walafiat di kawasan Floating Market.
IMG_7810
IMG_7811

Pertama kali masuk, kami bayar tiket per-orang IDR 10k dan parkir mobil IDR 5k. Tiket ini bisa dituker sama welcome drink, coffee latte/hot chocolate/lemon tea. Sistem pembayaran di Floating Market, kalau mau beli-beli makanan atau main wahana anak-anak, pake koin-koin gitu. Ada yang koin 5000 dan 10000. Harga-harga makanananya juga kelipatan bulat 5000 sih. Masuk ke dalam Floating Market, udah dikasih danau (buatan) yang luas. Ternyata udah banyak juga pelancong yang dateng dan main perahu. Ngerasa seger, karena tempatnya enak, terbuka, dibuat se-alami mungkin, bersih, cerah, dan tentunya bukan suasana kantor lah yaa. Setelah tukar uang jadi koin, saya dan keluarga menuju ke tempat kulinernya.
IMG_7809
IMG_7813
IMG_7812
IMG_7840

Di tempat kuliner ini, penjual-penjual makanan berjualan di atas perahu kecil yang terparkir berderet rapih di pinggir danau. Hampir semua jenis makanan ada. Terutama cemilan-cemilan tradisionalnya. Seru sih liatnya, saking banyaknya sampe bingung milih mau makan apaan, bolak-balik dari ujung ke ujung. Jadi, Floating Market disini konsepnya bukan pasar tradisional yang berjualan di atas perahu-perahu kayak di Kalimantan, tapi yang terapung disini ’warung-warung’ makanannya.
IMG_7832
IMG_7834
IMG_7837
IMG_7846
IMG_7864
*Semua jenis olahan makanan dibeli. Digoreng (pisang goreng), dibakar (ketan bakar), dikukus (dimsum), alami (lotek)*

Abis makan, kami ga lama-lama duduk di daerah kulinernya, karena pemandangannya seperti foodcourt. Kami keluar jalan ke tempat-tempat lain yang lebih terbuka dan bisa liat pemandangannya, sekalian Ayah mau jumatan juga. Sambil nungguin Ayah, kami duduk-duduk di kursi tenda yang menghadap ke danau. Cuaca cerah dipake foto-foto dan minum yang seger-seger. Lalu jalan-jalan ke toko-toko souvenir yang berderet di dalam kawasan wisata. Sempet liat perform angklung juga.
IMG_7894
IMG_7878
IMG_7895
IMG_7901
IMG_7909

Sehabis Ayah selesai jumatan, sekitar jam 13:30 kami akhirnya mutusin untuk selesai juga dari Floating Market dan pergi ke Pasar Sayur & Buah Lembang. Mata langsung ijo liat sayuran hijau segar berderet-deret.

Overall, imo, Floating Market is recommended family-holiday-place to visit. Apalagi kalau cuacanya lagi cerah. Tempatnya enak, seger, fasilitasnya bersih dan rapi, pelayanannya oke, beragam pilihan kuliner, dan banyak variasi jenis wisata lainnya.
IMG_7826
IMG_7825
IMG_7819
IMG_7824
IMG_7910

1 Comment

Filed under jalan-jalan, keluarga, tempat wisata

Kota Bunga Nusantara, Puncak

IMG_20140112_110734

(edisi narsis) Masih berlanjut kegiatan wiken kali ini. Hari minggunya, masih ada undangan makan-makan keluarga dari keluarga yang nikahan malam lalu. Tapi saya dan Boti (adik bungsu saya) diajak sama sepupu yang cewe pergi ke Kota Bunga Nusantara, di kawasan Puncak. Dia pergi nemenin calonnya untuk survey lokasi foto pre-wedding. Daripada ikutan makan-makan dan karaokean para pakde dan bukde, saya ama Boti sih mending ikutan ke Kota Bunga Nusantara, selain belum pernah kesana juga. (Adik saya pertama udah jelas ga akan mau pergi kemana-mana kalau kegiatannya pagi-pagi. Holiday? Sleeping is the most priority for her)
IMG-20140113-WA0019

    1. (*pertanyaan sepanjang jalan di taman: iklan apaan sih yang jinglenya ini?* bunga-bunga dimana-mana)
  • Rencananya kami berangkat itu jam 05:30. Guess what? of course impossible. Udah tau banget kebiasaan adik-adik saya dan sepupu-sepupu itu ga mungkin banget bisa bangun pagi kalau libur. Pengalaman dari kecil sampai sekarang, ga akan mungkin terwujud janji-janji berangkat kemana-mana pagi hari itu. Kecuali kalo Pakde udah teriak-teriak yang kedengeran seantero rumah. Apalagi malemnya kami tidur abis tengah malem. Kalau saya, karena udah biasa abis sholat subuh ga bisa tidur lagi, jadi selalu bertugas bangunin adik-adik dan sepupu-sepupu, sambil bantuin nyuci piring *teuteup hobi nyuci piring*. Aktualnya, kami pergi jam 7 pagi, setelah calonnya sepupu saya dateng ngejemput.
    1389612181735

    1. (Ini dia bareng sepupu cantik *muka-muka yang masih ngantuk*)
  • Sebenernya cuaca lagi mendung. Prediksi bakalan hujan, jadinya kami dibekelin payung sebelum berangkat. Udah lama juga saya ga ke puncak, ada mungkin 5 tahun ga lewatin Puncak. Semenjak ada tol cipularang untuk akses ke Bogor, jadi ga pernah lewat Puncak lagi. Perjalanan Bogor kota sampai Puncak, masih lancar. Angin lagi sejuk-sejuknya, masih terlihat kabut tebal diatas pegunungan, udara masih seger. Ternyata akses kesana agak sulit, ga ada petunjuk jelas dari jalan utama Puncak yang kearah Cianjur. Sekitar 1,5 jam kemudian, kami sampai di kawasan Kota Bunga Nusantara. Sebelum masuk, kami sarapan dulu, jagung rebus :9
    IMG20140112001

    1. (Taman Perancis)
  • IMG-20140113-WA0007

    Masuk ke Kota Bunga Nusantara, kami harus beli tiket dulu, IDR 30k. Kalau mau naik Tram-nya, nambah lagi IDR 10k. Tapi kami mau jalan santai aja, menikmati bunga-bunganya. Karena masih pagi, jadi masih sepi, kami mulai jalan-jalan di kawasan Kota Bunga yang me liked it! Cuaca yang sejuk, pemandangan yang seger, bunga-bunga yang indah, lingkungan yang bersih dan rapih. Lagi kangen juga sama suasana alam, jadinya pergi ke Kota Bunga ini was a good idea. Konsep Kota Bunga Nusantara ini ada beberapa spot taman yang mengikuti gaya taman di negara-negara dunia. Ada taman Perancis, taman Amerika, taman Jepang, taman Indonesia (yang diwakili gaya Bali), rumah kaca, taman labirin, taman Mawar, taman Dahlia, taman bermain anak-anak, danau yang penuh dengan angsa, dan banyak spot untuk piknik keluarga. Rekomended banget untuk yang mau liburan dengan konsep fresh. Tapi perjalanan kami keliling taman ga lancar, beberapa kali terhenti harus meneduh karena hujan. Sampe sempet ketiduran di saung *ngantuk bangeeetts*.
    IMG_20140113_214719

      (saung yang sukses bikin saya ketiduran)

    IMG_20140113_162007

    1. (Taman Amerika)
  • IMG_20140113_161349

    1. (Rasanya tenang banget duduk di pinggiran kolam)
  • Perjalanan keliling taman sampai siang. Pas banget udah keluar gerbang, hujan turun deras. Puncak semakin dingin dan berkabut. Sebelum turun pulang, kami singgah dulu di pinggir warung di Puncak untuk makan siang dengan mi baso dan sekoteng. Widdiih, turun dari mobil, saking dinginnya Puncak, nafas kami pun sampe ikutan berkabut alias berasap. Makan baso kuah panas-panas, ditambah sekoteng jahe hangat, perfekto! Ga lama, abis makan kami melanjutkan perjalanan pulang ke Bogor. Tapi rezeki banget kami harus kena tutup jalan Puncak, yang mengakibatkan kami stuck kena macet total selama 5 jam. Selama itu pula kami kedinginan parah di mobil (karena ga bawa jaket), ngantuk-ngantuk mati gaya, karaokean lagu-lagu jadul, semua plang tulisan dibacain dan dikomentarin, sampe edisi curhat kiat-kiat ‘move on’ #halah. Walhasil, yang seharusnya jadwal pulang ke Bandung itu siang hari, karena kami baru nyampe maghrib, jadi baru pulang ke Bandungnya jam 7 malem.
    IMG_20140113_161005

    1. (Taman Jepang yang memang Jepang banget)
  • IMG_20140113_161845

    1. (Ngumpet dari kelinci raksasa, hohoho *edisi narsis karena adik saya ga mau fotoin kalo saya ga difoto juga*)
  • Si hujan masih setia banget turun dengan derasnya. Mamah sampe heran, kok bisa di Bogor ini hujan turun full day, tanpa berhenti *namanya juga kota Hujan, Mom*. Baik banget deh Allah ngasih waktu untuk berdoa terus sepanjang hari. Sampai di Bandung tengah malem, karena ayah nyetirnya selow sekali. Alhamdulillah, sampai dengan aman dan selamat. Lalu, dua hari libur senin-selasa ini, dinikmati dengan ngulet di rumah aja. Cuaca Bandung lagi oke banget untuk berhibernasi, hihiy.
    IMG_20140113_162522

    1. (Siapa yang mau nemenin duduk?)
  • 5 Comments

    Filed under jalan-jalan, tempat wisata

    [29/31] Where I Have Travelled

    Perjalanan saya mengenal traveling/camping/hiking semenjak SMA di Karisma. Setiap 1-2 bulan sekali selalu ada rihlah ke gunung, dan di akhir semester selalu ada kemping. Diluar kegiatan Karisma, sama temen-temen Karisma suka ‘kabur’ ke daerah wisata alam.
    1. Jawa Barat; sepertinya sudah 90% kota di Jabar disinggahi.
    2. Jawa Tengah; Yogyakarta (standar karyawisata anak sekolahan). Solo, Magelang
    3. Jawa Timur; (bersyukur banget Allah sudah kasih rezeki ke saya untuk bisa tinggal disini. I met people who love to traveling and adventuring. Moreover, Jawa Timur’s sceneries are truly beautiful) Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Gresik, Lumajang, Mojokerto, Malang, Situbondo, Madura.
    4. Bali; Seharusnya ga masuk itungan sih, karena kesini waktu SD kelas 4, ikut rombongan rekreasi dari kantor mamah. Jadi ga begitu kerasa.
    5. Sumatera; baru ke Lampung (waktu itu bantuin lembaga training ‘Teratai Jauh Indonesia’ isi sanlat Ramadhan sekolah Akbid)
    6. Belitung; Obviously, my mom’s home town.
    Ternyata, masih sedikit sekali saya traveling di Indonesia. Kalimantan, Sulawesi, Lombok, dan pulau-pulau lainnya belum dicicipi nih.

    Alhamdulillah, dikasih rezeki juga sama Allah untuk bisa merasakan hidup di luar Indonesia. Mengalami negara 4 musim, dengan kultur, bahasa, kuliner, yang berbeda cukup jauh. Kalau luar negeri pernah ke:
    1. Jepang
    2. Korea
    3. Malaysia
    Ternyata, masih sedikit juga, hehe. Tapi tetap bersyukur karena termasuk sedikit golongan yang dikasih kesempatan untuk bisa merasakan ke luar negeri. Untuk sekarang memang pikir-pikir banget kalau ada ajakan traveling ke luar negeri, karena merasa bersalah kalau udah kemana-mana negara lain tapi belum ke Mekkah. Jadi biaya traveling ke luar negerinya lagi dikumpulin untuk diprioritaskan Umroh dulu. Semoga Allah memberikan saya izin untuk berkunjung ke Mekkah-Madinah secepatnya. Aamin.

    Leave a comment

    Filed under cerita-cerita, jalan-jalan, tempat wisata

    Rekreasi Kantor: Taman Safari Indonesia 2, Prigen, Pasuruan

    Minggu, 22 September 2013
    Harinya ber-rekreasi bersama warga kantor. Setiap tahunnya setelah tutup buku (kalau dapet profit), sebagai tanda terima kasih perusahaan kepada para karyawan dan keluarganya yang selalu mendukung pekerjaan, maka diadakanlah Family Gathering. Tahun ini, yang sama dengan tahun lalu, pergi rekreasinya ke Taman Safari Indonesia 2 di Prigen, Pasuruan. Berhubung tahun lalu kan saya belom gabung, dapet rezekinya tahun ini deh. Udah jadi karyawan tetap juga, jadi bisa gratisan ikut rekreasi ini. Walau belum bisa bawa keluarga sendiri sik, fufufu.

    Kumpul di pabrik jam setengah 7 pagi, dan sebelum kepergian ada pelepasan speech dulu dari Presdir.
    speech
    Sampai di pelataran parkir pabrik udah penuh dengan karyawan dan bus yang berjajar.
    P1170991
    Tema tahun ini adalah ‘eco ideas, eco green factory’ jadi dresscode-nya kaos warna hijau. Pkl 07.10 akhirnya Bis yang berjumlah 18 buah itu berangkat menuju TSI 2. Saya sendiri bergabung dengan kawan-kawan development di Bus nomor 3. Perjalanan menuju TSI 2 lancar jaya! sejam kemudian udah nyampe, jadinya kepagian karena TSI 2 baru buka Pkl 08.30. Jadi nunggu dulu sekalian antri buat masuk TSI 2.
    welcome

    Ketika gerbang udah dibuka, Bus bersama mobil-mobil pribadi yang lain mulai masuk untuk registrasi dan langsung melanjutkan perjalanan melintasi Safari.
    TSI 2
    Sama halnya dengan konsepTaman Safari di Cisarua, Bogor, awal masuk kami tetap di dalam kendaraan melewati hewan-hewan yang bebas di habitatnya. Zona safari pertama ini khusus untuk hewan-hewan Asia-Afrika; Harimau, Orang Utan, Zebra, Badak, Jerapah, dll. Sepanjang perjalanan rimbun oleh pohon-pohon dan cuaca lagi cerah banget, jadi pas banget untuk menyatu dengan alam dan para penghuninya, mwehehe.
    IMG_7125

    IMG_7134

    IMG_7135

    IMG_7138

    IMG_7121

    Kira-kira perjalanan berkendaraan di safari awal ini sekitar 1 jam. Lalu bus menuju Parkiran yang kemudian kami bisa turun dan jalan-jalan di wahana rekreasinya. Bisa lihat hewan-hewan lainnya juga lebih dekat, kayak kebun binatang gitu deh.
    IMG_7142

    IMG_7152

    Saya dan temen-temen yang lain udah rencanain objek pertama adalah wahana baru 4D Cinema. Soalnya wahana ini paling banyak peminat, jadi kalo kesiangan bisa antri panjang banget. Jadi langsung aja kami menuju wahana 4D Cinema, dan rezeki jadi orang-orang pertama yang bisa masuk antrian. Sama seperti 3D cinema, kami duduk dan dipinjemin kacamata 3D, tapi untuk 4D ini kursinya bisa gerak-gerak ngikutin alur yang ada di filmnya. Film yang diputar adalah ‘Phantom of Horror’ yang seharusnya ‘Phantom of Comedy’ karena sebenernya kocak itu film animasinya, hihi. Durasi film hanya 15 menit saja, cukup seru karena kursi goyang-goyang dan sesekali ditakut-takuti dari bawah kaki.
    IMG_7154

    IMG_7155

    Setelah dari 4D Cinema, kami menuju wahana rekreasi lainnya. Saya dan rombongan temen-temen yang lain udah pisah-pisah sesuai minat wahana masing-masing. Saya cuman coba Bumper Car, Roller Coaster, dan Kereta Layang, padahal ada 20 wahana yang bisa dicobain. Tapi karena sebenernya itu wahana-wahana lebih cocok untuk anak-anak kecil, jadi ya kurang menarik aja gitu. Ujungnya tinggal saya dan Mbak Ida yang muter-muter kebun binatang melihat binatang lainnya sambil foto-foto sampai jam 12 siang.
    IMG_7166

    IMG_7163

    IMG_7162

    Tengah hari, kami semua berkumpul di area Dolphin Bay, tempat para lumba-lumba akan show sekaligus area untuk kami semua makan siang. Pas saat dateng ke Dolphin Bay, satu area udah penuh dengan dominasi warna hijau terang-nya dresscode PESLID.
    IMG_7188

    P1180029

    Saya dan Mbak Ida ambil spot makan paling atas, biar bisa liat pemandangan ke seluruh tempat. Pkl 13.00 dimulailah show lumba-lumba. Sebelumnya, dibuka dulu dari penampilan berang-berang lucu dan anjing laut. Melihat para hewan bisa atraksi sesuai instruksi pelatih itu bikin penasaran. Kok bisa ya dilatih sampe itu binatang ngerti petunjuk pelatih dan bisa ngelakuin yang diminta. Hebat. Pertunjukkannya gak lama, 30 menit saja, yang setelah itu saya dan Mbak Ida ga tau mau ngapain lagi nunggu pertunjukkan terakhir yang baru mulai Pkl 16.00.
    P1180075

    Akhirnya kami muterin lagi itu kebun binatang dan area wahananya sekali lagi. Ketemu dengan temen-temen lain, dan ikut lagi muter-muter. Sampai Pkl 15.00 kami lihat show ‘Bird of Prey’. Burung Elang dan burung yang-saya-lupa-namanya, dilatih hingga bisa tampil sesuai yang diminta. Sampe burung yang bisa terbang bebas tanpa halangan aja dilatih dan patuh pada pelatih, semakin bikin penasaran aja caranya gimana.
    Pertunjukkan ini pun selesai setengah jam kemudian. Seharusnya ada pertunjukkan dari Harimau di panggung sebelah, tapi saya dan Mbak Ida langsung aja ke tempat pertunjukkan terakhir “Journey to The Temple of Terror”. Menuju gerbang panggung dibuka sambil ngobrol dan foto-foto dengan yang lain.

    Pertunjukan yang dinanti pun dimulai Pkl 16.00. Seru nih pertunjukkannya (tapi ga boleh difoto,huhu). Kayak liat teater bernuansa Indiana Jones. Dengan aktor dan aktris yang profesioanal, loncat sana sini, berantem, pake ledakan dan api yang asli,, wah boleh juga deh. Walau awal main ga begitu jelas karena spot kami duduk itu pas kena teriknya matahari sore. Pkl 16.30 pertunjukkan berakhir dan kami bubaran langsung menuju Bis untuk mengakhiri rekreasi di TSI 2 dan Pkl 17.15 Bus mengantarkan kami kembali pulang ke Bangil.

    Well, in my last week in PESLID, I had experienced such a great recreation. The point is that I could be with people when daily work only see each other at the office, but this time we could hanging around at the outside. Although most of them are my weekend-hang-out’s friends siih. But taken pictures, laughed, talked, and played… it was Fun.

    3 Comments

    Filed under cerita-cerita, jalan-jalan, kerja, tempat wisata