Refleksi 1 tahun 

Setahun lalu, setelah perjuangan 12 jam menunggu karena ketuban udah merembes, diinduksi, dan akhirnya kontraksi mulai terasa jam 3 dini hari, tanggal ini 16 September, Pkl. 06:00 lahirlah bayi 2,9 kg dengan proses normal. Laki-laki, sehat, sempurna, bersih. Kami beri nama Abdurrahman Syahmiza Prasetyo, yang dipanggil Miza.

Detik itu pula officially saya menjadi seorang Ibu. Life has changed drastically. Lupakan selamanya saat-saat bisa enak memanjakan diri sendiri. Facial? Massage? Main2 sama temen kapan pun? Udah lupa rasanya. Saatnya memulai menikmati ibadah mengurus anak (dan suami tentunya).

Setahun kebelakang, melihat perubahan dari Miza baru lahir sampai sekarang.. MaasyaAllah, Allahu Akbar.. begitu luar biasanya Allah SWT membuat dan mengatur kehidupan. Bagaimana Dia mengajarkan Miza untuk merasa lapar dan haus, lalu sedikit demi sedikit belajar menyusu, menggerakkan tangan-kaki-kepala, belajar tengkurap, meraih sesuatu, mengunyah makanan padat, merangkak, duduk, berdiri, hingga belajar melangkahkan kakinya sendiri.

7 bulan pertama saya masih bekerja. Pada saat itu saya harus menitipkan Miza di daycare. Pagi hari setelah ayahnya berangkat kantor, saya menyiapkan Miza, lalu terakhir saya sendiri. Malam sebelumnya harus sudah siap ASIP dan pakaian ganti. Setelah 6 bulan, ditambah bekal MPASI dan booster seat. Pulang kerja, saya jemput Miza. Jarang sekali saya bisa hang-out sama temen-temen kantor seperti dulu. Lumayan riweuh kalo bawa Miza.

Sekarang juga ga jauh beda. Udah ga kerja malah makin males keluar rumah kalo ga urgent banget. Main aja sama Miza di rumah atau muter2 komplek naik sepeda. Ada rasanya envy sama wanita yang bekerja. Bisa ketemu banyak orang, makan bareng temen2, ngobrol ngalor ngidul, dan tentunya dapat penghasilan rutin sendiri. Kadang buka-buka sosmed itu yang ada rasa iri dan banding-bandingin, astaghfirullah, emang sosmed harus difilter nih kalau kepo. Kalau lagi PMS mendingan banyak-banyak dzikir aja daripada stalking yang berujung penyakit hati, hiiii.

Luruskan niat lagi. Berperan jadi Ibu dimana pun tetaplah harus dianggap ibadah. Ketika di rumah seperti ini, saya maksimalin aja ngurus Miza dan rumah sebaik mungkin. Main sama Miza yang kalau udah gede mah doi main sendiri sama temen-temennya. Mendoakan dan menyemangati suami agar bekerja lebih giat dengan hasil yang halal dan barokah. InsyaAllah, semuanya sudah diatur Allah sebaik-baiknya. Toh, Alhamdulillah, saya masih banyak dapet rezeki yang datang dari ga diduga.. lumayan buat beli mainan Miza :p

img_3593

Gula jawanya Ibuunnn :*

Menginjak 1 tahun, Miza udah banyaaakkk sekali ngoceh. Walau masih dadadadaa, yayayayaya, brembrembrem, dan teriak-teriak. Kakinya masih belajar untuk bisa melangkah sendiri sambil pegangan. Maunya buang-buang barang dihadapannya setelah masuk mulut dulu. Pinter banget naik turun kasur dan acak-acak barang di rumah. Giginya udah 6, 4 atas 2 bawah, masih putih kinclong dan udah gede2. Makan masih lahap, bahkan udah makan berat pun masih aja ngemil buah/roti/biskuit.

1 tahun ini juga Saya full ga pernah ngerasain apa itu tidur 6-7 jam nonstop. Malam hari masih terus bangun untuk nenenin Miza 2-4 kali. Miza sih tinggal nangis meraung-raung sambil muterin kasur dengan mata tertutup, sundul2 ibunnya biar bangun. Pagi hari Miza udah seger mulai siap untuk main, sedangkan saya masih melayang dengan mata berat dibuka. Hyosh! harus bangun untuk siapin mandi dan sarapan suami dan Miza. Tapi itu nikmat sekali, hahaha.. and still years to come.

Hai anak-anak, sepatutnya dan sewajibnya kita hormat dan sayang sama Ibu/Mamah/Bunda/Emak kita. Yang sudah mengorbankan dirinya sendiri hanya untuk anak-anak dan suami. Banyak yang tak bisa terucap dan terhitung pengorbanan seorang Ibu. No wonder, surga berada di telapak kaki Ibu kita. Huhuhu, I love you Mamah..

Last but not least, semoga Miza selalu di Ridhoi Allah SWT, diberikan kesholehan, kesehatan, kecerdasan, kesantunan, kecakapan yang baik dan bijak, menjadi anak yang berbakti pada orangtua, tumbuh jadi orang yang bersyukur dan bersabar, sebagai laki-laki bertanggungjawab dan menjaga akhlaknya. Doa yang terbaik selalu dilantunkan untukmu Nak..

img_3665

Early birth celebration, pas idul adha tgl 12 September kemarin, karena ambil momen kumpul keluarga di Bandung,, heuheu

Leave a comment

Filed under Beibi Miza, being a mommy, cerita-cerita, saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s