Monthly Archives: April 2016

Last Day as Office-Working Mom

PhotoGrid_1461640327538

Akhirnya, hari terakhir duduk di hadapan komputer kantor. Setelah berstatus pensiunan dini per-29 Februari 2016, lalu karyawan kontraktor selama 2 bulan, perjalanan karir saya sebagai buruh pabrik lampu ini berakhir. Antara senang dan sedih, tentu saja..

Senang, karena bisa fokus di rumah sama Miza dan saatnya melatih kemampuan pekerjaan rumah tangga yang sekarang masih sekedarnya. Nanti bisa capek sendiri liatin Miza main yang ga mau diem, kasih makan MPASI Miza langsung, nenenin langsung (ga perlu pompa-pompa lagi), uwel-uwel Miza yang makin emeeesshh, nyuci baju, nyuci piring, nyetrika, nyapu, beberes, masak, dan pekerjaan rumah tangga lainnya.

Sedih, karena pisah dengan aktivitas rutin setiap hari kerjanya dan temen-temen di kantor. Berpisah dengan internet kencang di PC kantor dan makan siang sambil rumpi dengan ibu-ibu, terutama, berpisah dengan transferan rutin gaji di akhir bulan yang selalu dinanti, ahaghaghaghag. Tapi, inilah keputusan yang sudah saya ambil. Memilih pensiun dini dan mulai bekerja di rumah saja.

Total bekerja di pabrik lampu ini baru 2 tahun 5 bulan. Masih balita kalau dibanding senior-senior yang udah belasan dan puluhan tahun. Walau baru sebentar waktu yang sudah terlewati itu, banyak sekali pengalaman yang saya dapat. Sebagai seorang yang punya jobdesk jalan-jalan dan ngurusin hubungan internasional, saya banyak berkenalan dengan orang-orang baru di luar kantor, menikmati fasilitas penerbangan GA dan hotel -hotel kece dari kantor, hohoho. Tapi hal yang paling saya syukuri berada di kantor ini adalah saya jadi pribadi yang lebih terbuka, supel, dan percaya diri.

(pernah saya bahas nih) Kan sewaktu di Pasuruan, saya sempat jadi wanita yang pemalu dan memilih diam di belakang komputer. Kalau disuruh keluar kantor ketemu klien, yang ada saya panas dingin dan cari beribu alasan supaya diem aja di kantor (kalau keluar kemping mah, saya paling semangat). Saya ga pede dengan kemampuan yang dipunyai. Tapi semenjak diutus ke Cikarang ini, dengan bos yang lebih high profile menendang saya keluar kantor muluk, lambat laun, mau ga mau, saya harus menarik-mengeluarkan nafas, dan mendobrak diri supaya percaya diri ketemu orang-orang baru. Sebenarnya, ini pekerjaan yang menyenangkan karena lebih ke aktivitas bergerak, banyak sekali pengetahuan baru di bidang komunikasi/relasi/ekonomi/sosial/politik/ hukum/budaya/bahasa dan ga sekedar memutar otak menghitung Profit/Loss/cost produksi/sales di excel.

Alhamdulillah, terima kasih untuk pabrik lampu cabang Cikarang Selatan yang sudah mau mempekerjakan saya, yang sebagian besar kerjaannya numpang ngadem AC dan internetan, hehehe *hampuraa*. Terima kasih untuk pakbos besar yang luar biasa bisa bikin saya semakin percaya diri dan enjoy kerja di luar kantor, sampe harus sabar mengelus dada dengan permintaan shocking-me yang suka di last minutes. Terima kasih untuk pakbos kecil yang suka berbagi ilmu dunia kerja, dunia kosmetik (yuk cyiin), dan salad sarapannya. Terima kasih untuk teman-teman dengan berbagai karakter ajaib (asli ajaib2 semua) yang setiap hari kita kulineran selalu, will be missing you gals. Terima kasih para relasi di luaran sana yang selalu memberikan akses kemudahan berkunjung dan oleh-oleh luar negerinya.  Terima kasih sudah banyak memberikan memori indah dalam hidup saya. Terima kasih semuanya!!!

PhotoGrid_1461640222915

Advertisements

Leave a comment

Filed under cerita-cerita, kerja, kisah jumat, Uncategorized

Gagal Becanda

Suatu siang, cuami kirim foto di WA minuman milk tea bubble yang happening. Lalu mata saya pun berbinar karena termasuk yang doyan milk tea bubble. Dimulailah percakapan :

Saya : dapet darimana ituu ?
Cuami : snack mitiingg.
Saya : aku mau apply kerja di tempat ayg doong..
Cuami : buat apa?
Saya : biar dapet suguhan gituan juga kalo miting. Tapi ga boleh kalo apply tmpt kerja ayg ya.. (fyi, suami-istri ga bisa satu kantor)
Cuami :  ngapain apply kesini ?
Saya : lumayan, kalo miting snacknya suka mewah.. mwihihihi..
Cuami : -no respon-

Sepulangnya di rumah..

Saya : Kok ga ketawa sih aku mau apply di kantor dengan alasan karena snacknya?
Cuami : Kan enggak lucu..
Saya : *menitikkan air mata* itu kan maksud aku lagi becandaaa.. mosok ada alasan apply kerja karena snacknya mewah2 sik.
Cuami : bisa aja kan karena emang alasan ‘wah, boleh juga nih snack mitingnya’.
Saya : -,- ya masa lagi interview ditanya alasan masuk kerja karena mau sneekkk?
Cuami : enggak bilang pas interview juga dong, dalam hati aja kan bisa.
Saya : *nangis guling-guling di pojokan* -gagal becanda sama cuami-

Mau pundung tapi ga jadi karena minuman bubble-nya dibawa pulang buat saya, hohoho.. enaaakkkk :9

Leave a comment

Filed under akudankamu, cerita-cerita

7 Bulanan

Di usia 7 Bulan ini, Miza udah imunisasi ke-3 kalinya Hib, Rotavirus, dan PCV. Jadi, imunisasi dasar 6 bulan udah tamat semua. Tinggal nanti usia 9 bulan imunisasi campak, atau kalau tambahan usia 8 dan 10 bulan imunisasi influenza. Sebagai orangtua, saya mengusahakan memberikan investasi kesehatan ke Miza sedari dini, karena mencegah jauh lebih baik dan murah daripada mengobati. Alhamdulillah ada rezeki Miza juga bisa bayar buat imunisasi-imunisasi yang harganya bisa jutaan. Terima kasih kepada kantor Ibun dan Ayahe  (modal reimburse cyiinn, hohoho). Semoga Miza selalu diberikan kesehatan yang jadi dasar untuk beribadah dan berkegiatan positif terus nantinya.

Semenjak kembali sehat lagi, Alhamdulillah Miza makannya jadi mulai banyak.. bahkan sangat banyak, heuheu. Minum susu yang biasanya 4 botol sehari, sekarang 5 botol/125ml ditambah malamnya yang masih 2-3x minta nen. Lalu, makannya juga udah semakin lahap. Sekarang semi BLW metodenya, dicampur dengan spoon feeding (SF), karena sempat turun banyak BBnya akibat sakit borongan kemarin. Pagi ini aja, Miza udah abis 1 buah pisang dan 5 sendok-baby bubur tim beras merah+salmon+zucchini. Kemarin sempet dibikinin bubur beras merah+ayam kampong+brokoli+wortel yang diblender pake kaldu ayam. Tapi tenyata rasa seenak itu Miza malah ga suka. Teksturnya mungkin terlalu lembut juga, karena Miza lebih suka tekstur kasar. Ngemil pake metode BLW dikasih rice cracker atau kentang kukus atau brokoli kukus. Nyamnyamnyam.. Miza sepertinya semangat mengejar BB yang sempet turun nih.

Cerita punya cerita, nafsu makan dan nyusu Miza ini yang warbyaza, agak bikin galau Ibun. Karena Ibun harus punya persediaan ASI yang mencukupi juga doong. Saya bertekad kasih ASI ke Miza (dan adiknya kelak) sampai 2 tahun. Walau terasa kalau pompa di kantor volumenya ga/belum sebanyak dahulu kala, tapi saya tetap optimis dan positive thinking untuk bisa kasih ASI ke Miza. Jadinya, kira-kira yang bisa jadi ASI booster bagi saya, saya hajarbleehh.. misalnya: makan pare, waluh, sayur-sayuran hijau, buah-buahan, susu kedelai, susu kambing, jamu kencur, jahe, sampe beli booster ASI khusus yang isinya rempah-rempah. Ketawa-ketiwi setiap siang sama Ibu-ibu, berusaha selalu bahagia ga mikirin harus kejar tayang mompa ASI, dll. Tentu saja, itu semua hanya mediasi, intinya adalah di pikiran dan keyakinan kalau insyaAllah ASI ini akan selalu cukup untuk Miza sampai 2 tahun nanti. Hyoooossshhhaaaaaaaahhhh!!!!

Leave a comment

Filed under Beibi Miza, BLW 7 bulan, imunisasi

Batpil, Demam, Diare

Menjelang seminggu usianya yang ke-7 bulan, Miza terserang sakit borongan; demam tinggi, diare, dan flu. Demam sampe 40 dercel dan diare sampe 8x sehari.. hikshikshiks, sedih sekali.. beberapa hari Miza ga mau makan, dikasih finger food ga mau, apalagi dikasih bubur-buburan, yang ada cuman dilepeh-lepeh. Walhasil hanya nyusu aja dan berat badannya berkurang drastis T______T Ke dokter anak deh periksain Miza yang demam udah 3 hari. Dikirain mau tes lab, ternyata hanya diagnosa demam biasa. Dikasih obat diare, flu, dan suplemen penambah nafsu makan.

Flu Miza ini kayaknya berasal dari ketularan temen-temennya di daycare yang lagi pada flu. Soalnya sebelumnya kan Miza masih sehat-sehat aja, pas pulang dari daycare tiba-tiba jadi pilek. Salah satu kekurangan daycare yang ga dipisah antara anak sehat dan sakit, jadinya gampang tertular ya. Jadinya seminggu setelahnya Miza ga masuk daycare dulu, karena masih pemulihan sakit dan biar ga ketularan/menulari.

Suatu pagi Miza menangis dan saya lihat ada warna putih di gusi bawahnya. Ooh, ternyata Miza tumbuh gigi. Mungkin juga demam itu karena mau tumbuh gigi. Memang sih abis giginya itu muncul, demam tingginya berkurang dan hanya anget aja badannya. Horee.. Selamat datang gigi baru.. nenen pun mulai sakit deh.

Diare Miza ga tau karena dia suka gigit apapun yang ga bersih jadi masuk kuman, atau karena sebelumnya Ibunnya ini lagi seneng banget makan pedes. Malah sampe makan ayam penyet yang sambelnya bikin ilang ingatan *haha, lebay*. Yaa, solusinya sih saya ga makan pedes lagi dan makanan/mainan Miza lebih bersih.

Untuk makan, metode BLW Miza harus saya kesampingkan dulu dan menggantinya dengan puree/bubur. Saya bikin gasol beras merah dicampur ikan salmon, atau gasol beras merah dicampur ayam kampung, brokoli, dan wortel. Sempet masuk dimakan, tapi masih sedikit sekali. Pernah juga pisang dan alpukat dikerok dan langsung dimakanin, lumayan mau ditelan. Kerasa banget ketika gendong Miza jadi lebih ringan, huhuhu.

Saya curhat ke cuami, merasa bersalah jadi Ibun kok ga bisa ngurus anak. Miza sampe sakit begitu dan jadi kurus. Walau pernah diingetin grup ibu-ibu kalau ga boleh merasa begitu karena bagaimana pun kita sudah dan sedang berusaha. Kata cuami juga, positive thinking aja. Namanya juga punya bayi yang masih rentan apapun. Baiklah, perjuangan ibadah ini masih panjaaang.. masih harus terus Semangat!

Agak horor nih besok Miza mau imunisasi pasti ditimbang.. duh kemarin aja udah turun 0,2kg. Semoga aja berat badannya ga berkurang banyak atau syukur-syukur naik. Sekarang sih Miza udah mulai berkicau dan guling-guling lagi. Alhamdulillah, demam dan diarenya udah ilang, tinggal pilek dan batuk. Segera sehat lagi yaa cinta Ibun..

Leave a comment

Filed under Beibi Miza, being a mommy, Uncategorized

2 Bulan Lagi

Sudah banyak yang mengingatkan kalau mulai malam ini sudah masuk 1 Rajab.. yang artinya semakin dekat dengan bulan Ramadhan. Rajab-Sya’ban-Ramadhan…

Tahun lalu, saya lagi hamil 6 bulan, Alhamdulillah bisa shaum full tanpa bolong. Jadi ga ada utang shaum Qadha.. ayoo, yang masih ada utang shaum qadha, segera dilunasi,, hihihi.

Tahun ini, udah ga berdua lagi sama cuami, karena udah ada Miza. InsyaAllah berniat untuk berpuasa dan berdoa ASI-nya tetap mengalir sesuai kebutuhan Miza nanti.

Cuami bilang tahun lalu was his best Ramadhan since he had through it with me.. Saya pun pertama kali berpuasa yang sahur dan berbuka bingung masak apa dan nyiapin gimana buat cuami, hohoho.

Ramadhan selalu excited dinanti.. bulan penuh kenikmatan beribadah. Semoga Allah SWT sampaikan umur kami hingga bulan Ramadhan nanti, Aamiin.

Leave a comment

Filed under kisah jumat