[Periksa Kehamilan 3] Hello April

Saya berharap melewati trimester 1 segala keluhan badan ‘rarungsing’ sudah bisa menghilang. Eng, ing, eng.. ternyata masih berlanjut buibu. Masuk bulan ke-4, walau udah mulai enak makan, tapi gejala-gejala baru muncul. Yang paling kerasa adalah sakit kepala yang suka muncul di siang hari, padahal udah lunchy2. paling parah sakit kepalanya hari Jumat kemarin. masih berlanjut Entah kenapa juga kalau hari sabtu seharian bisa ga enak badan.

Suatu hari saya cek ke dokter tentang keluhan sakit kepala ini. Kata dokternya, selain tekanan darah saya rendah 80/60, gejala sakit kepala ketika kehamilan juga relatif sudah biasa, walau tiap bumil beda-beda gejalanya. Sakit kepala yang biasanya datang di siang hari itu karena tubuh mengeluarkan hormon beta-hcg yang berada di sekitar kantung kehamilan. Masa awal-awal kehamilan muda, kantung kehamilan masih berada melekat diatas Rahim. Nanti makin lama selain membesar, juga akan turun ke area bawah Rahim.. nah, hormone yang melekatkan kantung kehamilan di Rahim inilah yang biasanya bikin sakit kepala pada siang hari dan malam hari.. begitu katanya.

Solusinya, minum yang hangat dan berbaring atau berganti posisi badan yang nyaman. Pokoknya istirahat senyaman mungkin. Minum obat ga disaranin bagi bumil, jadi sebisa mungkin pake cara alami dulu deh. Kecuali kalo udah sakit kepala banget-nget-nget, baru boleh minum obat itupun dengan dosis rendah. Saya juga ga prefer minum obat sih. Ga hamil aja anti obat kimia, apalagi ini lagi tekdung lalala..

Kalau keluhan badan yang suka pegel-pegel, curiganya sih karena saya selama hampir 4 bulan ini mager banget cuy! Malas geraakkk. Bisa dihitung, olahraga berenang baru 1x dan jalan-jalan keliling kompleks baru 2x. Ngangkat badan ini dari pembaringan itu beraattt banget. Serasa obesitas >.< huhuhu. Padahal kayaknya belum nambah berat badan yang signifikan. Walau it seems my butt is more rounded a.k.a bahenol. Di kantor masih pada bilang perutnya belum keliatan melendung, masih lurus-lurus aja.

Napsu makan juga belum brutal. Malah masih suka ga mood makan. Sekarang harus bisa kontrol diri buat porsi makan dan sambelnya. Harus dikit-dikit. Soalnya kalo kebanyakan, trus kekenyangan, apalagi kepedesan, wah deh.. mulai riweuh ini perut dan badan. Langsung meriang dangdut. Ditambah sekarang makannya yang berat-berat, nasi dan lauk pauk, minim sayur banget. Soalnya suka horror duluan kalo mau makan sayur diluar, khawatir ga bersih. Mau masak sendiri.. hehehe.. masih males :p

Secara psikologis, jadi lebih mudah mellow dan terharu. Liat video ibu hamil dan melahirkan, atau baca-baca kisah perjuangan para ibu hamil dan melahirkan itu bisa bikin meneteskan air mata. Liat gambar-gambar bayi yang gemesin bikin ga sabar pengen segera ketemu dengan my-baby. Jadi sedikit sensi dan gampang banget buat nangis berderai-derai.

Sampai sekarang, tentu saja, harus terus menikmati sensasi baru keajaiban tubuh beradaptasi dengan kedatangan tiny-mini-baby di dalam Rahim ini. Kan tiap bumil gejalanya berbeda-beda. Ya tubuh saya beradaptasi awalnya seperti ini. Yang penting, saya tetep kuat, sehat, apalagi baby-nya yang sehat, kuat, sempurna.. sama-sama kerjasama sampai melahirkan dan akhirnya bisa bertatap muka bersama,, insyaaAllah..

Leave a comment

Filed under cerita-cerita, kehamilan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s