[Periksa Kehamilan 1] Fell from the Heart

Diawali ada yang aneh pada bagian-bagian fisik tertentu dan tentunya sudah terlambat datang ‘bulanan’. Akhirnya, suatu hari beli lah test pack merk terkenal dan pada pagi harinya ketika pipis pertama, dicoba si test pack tersebut. Ga nunggu lama, keluarlah strip garis merah yang melengkapi menjadi genap. Kepada sang cuami, yang kala itu menyusul saya yang sedang tugas luar kota, saya tunjukin test packnya. Alhamdulillah.. genap 2 bulan anniversary pernikahan kami, dihadiahin 2 garis merah tanda positif. Dia pun langsung kabarin orangtua kami. Pulang dari luar kota, kami langsung cek dokter. Usia baby-to-be nya masih sekitar 2-3 minggu. Masih harus dijaga baik-baik, kata dokternya. Awalnya, saya ngerasa baik-baik aja. Setelah tes dan cek ke dokter, hari kerja berikutnya saya masih aktif bolak-balik Cikarang-Bandung ikutan training selama seminggu. Tapi, seminggu setelah itu, mulailah badan rarungsing.. mual, sebah, panas perut, pegel-pegel, pusing, pokoknya semua badan ga karuan. Gejala mulai hormon kehamilan meningkat drastis. Hormon HCG, progesterone, estrogen, relaxin, dll. Hormon-hormon yang disiapkan untuk menyambut sang baby berkembang di dalam rahim ini bermunculan. Alhamdulillah, ga sampe muntah-muntah dan marah-marah. Tapi pengennya tiduran, nangis, ga minat makan, makin manja *ups*. Cukup ‘tersiksa’ ngerasain tiap pagi, siang, malam, dengan kondisi perut dan badan yang ‘lebay’ ini. Alhamdulillah banget punya cuami yang luar biasa sabar dan pengertiannya. Ga ikut-ikutan lebay juga, hihi. Makasih ya aygmaas :* Dua minggu kemudian disuruh cek dokter lagi. Dan kali ini, feel amazing. Karena usia janin udah 5-6 minggu. Udah mulai terlihat di dalam Rahim, dan udah mulai ada jantungnya. Dokter kasih denger suara detak jantungnya dan liat di usg klo janinnya berdetak-detak. MaasyaAllah, subhaanallah, terharu waktu dengernya. You fell from my heart to my womb.. Alhamdulillah, dokter bilang kondisinya bagus dan sehat. Bisa cek ap lagi sebulan kemudian. Boleh makan apa aja, asal jangan yang mentah kayak steak, sushi, sate, sayuran mentah. Perbanyak susu dan yoghurt. Tentu saja, nutrisi makanan sangat penting untuk si baby-to-be. Jadi walau saya eneg mau makan, tapi tetep dipaksain untuk pertumbuhan janinnya. Bismillaah, yang sehaatt, yang kuaattt. Both emak and baby-to-be yaa.. semangat melewati kelebayan trisemester pertama ini!!

6w

Yang atas keterangan fetus yang berusia kira-kira 6 minggu (6w), masih keciiill. Yang bawah itu detak jantungnya.

Leave a comment

Filed under cerita-cerita, kehamilan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s