SEMINAR SEHARI

Holaaa,, lama sekali saya ga nulis di blog. Selain karena faktor ga bisa kekumpul mood nulis aja, juga karena ‘kesibukan’ kerjaan di kantor. Lagi banyak dijailin terus sama pakbos ngerjain ini itu. Mikir ini itu. Nemenin teknisi Japanis ke sana sini. Pergi seminar ini itu. Sampai puncaknya disuruh bikin seminar sendiri pertengahan bulan Oktober ini.

Alhamdulillah, seminar perdana kerjasama antara asosiasi lighting Indonesia dan Jepang berjalan dengan lancar dan sukses. Pakbos dan para Japanis senang. Ga nyangka juga, karena persiapan dikerjain sama sendiri, karena ga ada lagi pasukan lain, tapi bisa juga ngadain seminar. Dari nyusun proposal, agenda seminar, list undangan, nyari sponsor, nyari ruang seminar di Hotel, ngehubungin pembicara, translasi buku panduan Street Lighting, desain backdrop, bikin plakat dan sertifikat, sampe printilan fotokopi2 materi dan beli ATS (Alat Tulis Seminar).

Karena seminar diadainnya di salah satu Hotel di Bandung, jadi hari H-nya dibantu sama temen-temen dari B4T, Bandung. Dibantu banget juga ama adik kecil saya, yang kalo ga ada dia, bisa ga sesuai tawaran proposal nih. Yaa secara si guwe orang Bandung, dan nyuruh saya ngurusin seminarnya, tentu saja saya usulin acara seminar di Bandung. Ternyata, pakbos dan Japanisis-nya setuju. Jadi waktu kemarin ngurus-ngurus seminar, hampir seminggu full stenbay di Bandung, hihi. Enaknya di Bandung juga, kan udah tau blusukan tempat buat keperluan seminarnya. Walau tentunya ga sempurna banget, masih deadliners ngurusin logistik dan administrasi-nya, tapi jadi pelajaran dan pengalaman untuk kedepannya kalau-kalau mau ngadain seminar lagi.

Salah satu rangkaian kerjasama antara asosiasi lighting Indonesia dan Jepang, dan Kementerian Perindustrian Indonesia dan Jepang, dibuatlah Seminar ini. Judulnya “Development and Application on LED Solar PV Street Lighting in Indonesia“. Sebelumnya udah ada pemasangan total 30 LED Solar Street Lighting di beberapa area di sekitaran Jakarta. Lampu LED Solar ini akan diujikan selama 3 tahun untuk tau daya tahan lampu di area tropis. Jadi, seminar ini juga untuk sharing informasi tentang uji lampu tersebut. Pembicaranya ada dari Direktur Konservasi Energi ESDM, Direktur Standardisasi Kemenperin, Profesor bidang LED Solar dari ITB, perwakilan dari salah satu lab pemerintahan Indonesia, dan perwakilan dari manufakturing LED Solar Indonesia dan Jepang. Seminar diadain di Capital 1 Room, Aston Primera Pasteur (Hoho, tinggal loncat galah dari rumah). Karena seminar ini tertutup hanya untuk kalangan pemerintahan, laboratorium, akademisi energi, dan perusahaan lighting, jadi undangan terbatas yang diundangan aja sekitar 40 orang. Alhamdulillah, seminar lancar jaya!

Setelah seminar, saya masih nganterin para Japanis untuk jalan-jalan sebentar ngeliat Bandung dan dinner. Saya ajak ke Cihampelas aja, karena sekalian ada Ciwalk buat beli oleh-oleh. Japanisnya suka dengan kota Bandung. Atmosfernya lebih nyaman, sejuk, rindang. Mereka bilang kalau enak banget orang-orang yang bisa kerja di Bandung (ofcourse lah sir. That’s why I want to work at Bandung #loh). Overall, based on their opinion, they had a good time in Bandung. Delicious traditional foods and interesting places. Semoga kedepannya kalau ngadain seminar lagi jadi bisa mudah kalau ngajuin di Bandung, hihihi.

Dan, masih banyak rangkaian project kerjaan ke depannya. But I do enjoy my job now ^^

Seminar AILKI

Leave a comment

Filed under cerita-cerita, event, kerja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s