Floating Market, Lembang

Late post.. takpapa lah yaa, daripada tidak sama sekali.
IMG_7818

Cerita Jumat, 31 Januari 2014
Hari libur Imlek ini udah direncanain cukup lama pengen ke Floating Market, Lembang. Tadinya kaan ada yang mau dateng liburan ke Bandung dari Surabaya gitu deh. Padahal mau ajak jalan-jalan ke Floating Market. Tapi keabisan tiket kereta jadinya ga jadi dateng (sebel to the max!) But the holiday must go on. Karena rencana awalnya juga mau bareng keluarga yang udah dijanjiin dari lama pengen pergi ke Floating Market. Jam 8 pagi (ngaret dari rencana jam 7 pagi), saya sekeluarga (minus adik saya yang pertama karena as I mentioned before bahwa dia ga mungkin mau bangun pagi-pagi di hari libur kalau ga bener-bener menurut dia penting banget) berangkat menuju Floating Market, Lembang. Sengaja dari pagi, karena mengantisipasi macet ke arah Lembang dan tujuannya sekalian sarapan disana. Alhamdulillah, cuaca lagi cerah pake banget. Jalanan masih lancar dan sampe dengan selamat walafiat di kawasan Floating Market.
IMG_7810
IMG_7811

Pertama kali masuk, kami bayar tiket per-orang IDR 10k dan parkir mobil IDR 5k. Tiket ini bisa dituker sama welcome drink, coffee latte/hot chocolate/lemon tea. Sistem pembayaran di Floating Market, kalau mau beli-beli makanan atau main wahana anak-anak, pake koin-koin gitu. Ada yang koin 5000 dan 10000. Harga-harga makanananya juga kelipatan bulat 5000 sih. Masuk ke dalam Floating Market, udah dikasih danau (buatan) yang luas. Ternyata udah banyak juga pelancong yang dateng dan main perahu. Ngerasa seger, karena tempatnya enak, terbuka, dibuat se-alami mungkin, bersih, cerah, dan tentunya bukan suasana kantor lah yaa. Setelah tukar uang jadi koin, saya dan keluarga menuju ke tempat kulinernya.
IMG_7809
IMG_7813
IMG_7812
IMG_7840

Di tempat kuliner ini, penjual-penjual makanan berjualan di atas perahu kecil yang terparkir berderet rapih di pinggir danau. Hampir semua jenis makanan ada. Terutama cemilan-cemilan tradisionalnya. Seru sih liatnya, saking banyaknya sampe bingung milih mau makan apaan, bolak-balik dari ujung ke ujung. Jadi, Floating Market disini konsepnya bukan pasar tradisional yang berjualan di atas perahu-perahu kayak di Kalimantan, tapi yang terapung disini ’warung-warung’ makanannya.
IMG_7832
IMG_7834
IMG_7837
IMG_7846
IMG_7864
*Semua jenis olahan makanan dibeli. Digoreng (pisang goreng), dibakar (ketan bakar), dikukus (dimsum), alami (lotek)*

Abis makan, kami ga lama-lama duduk di daerah kulinernya, karena pemandangannya seperti foodcourt. Kami keluar jalan ke tempat-tempat lain yang lebih terbuka dan bisa liat pemandangannya, sekalian Ayah mau jumatan juga. Sambil nungguin Ayah, kami duduk-duduk di kursi tenda yang menghadap ke danau. Cuaca cerah dipake foto-foto dan minum yang seger-seger. Lalu jalan-jalan ke toko-toko souvenir yang berderet di dalam kawasan wisata. Sempet liat perform angklung juga.
IMG_7894
IMG_7878
IMG_7895
IMG_7901
IMG_7909

Sehabis Ayah selesai jumatan, sekitar jam 13:30 kami akhirnya mutusin untuk selesai juga dari Floating Market dan pergi ke Pasar Sayur & Buah Lembang. Mata langsung ijo liat sayuran hijau segar berderet-deret.

Overall, imo, Floating Market is recommended family-holiday-place to visit. Apalagi kalau cuacanya lagi cerah. Tempatnya enak, seger, fasilitasnya bersih dan rapi, pelayanannya oke, beragam pilihan kuliner, dan banyak variasi jenis wisata lainnya.
IMG_7826
IMG_7825
IMG_7819
IMG_7824
IMG_7910

1 Comment

Filed under jalan-jalan, keluarga, tempat wisata

One response to “Floating Market, Lembang

  1. kok berasa tersindir gini sayah ~,~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s