[4/31] What Am I Afraid Of

Saya bukan penakut. Nonton film horor juga oke aja sih, tapi lebih milih ga nonton karena capek dengan kagetnya. Saya malah lebih serem nonton film psikopat, yang bunuh orang dengan cara mengiris-iris, memotong-motong, merobek-robek, dan daging berceceran dimana-mana (eugh). Jadi kalo dirasa-rasa, mungkin saya takut ke beberapa hal ini:

1. Penampakan Jin. Walau belum pernah (dan ga mau) liat Jin yang jail menampakkan diri, tapi kayaknya bakalan bikin bulu kuduk berdiri dan jantung berdebar juga sih ya kalo kejadian. Beside, what kind of human that doesn’t scare to a (real) ghost? Dukun kali ya yang melihara Jin atau Tuyul gitu.

2. No Clean Water. Waktu saya ke Laguna Sempu, so far that’s the scariest traveling ever, because there were no clean water. Sebagai orang yang menjunjung tinggi kebersihan, keberadaan air bersih itu sangat penting.

3. Old Virgin. Ahaha, jujur banget inih. Wajar lah ya di usia saya sekarang ini untuk feeling insecure about this topic. Walau saya benar-benar pasrah karena saya percaya rezeki, jodoh, mati itu udah dituliskan dari sebelum kita lahir oleh Allah, tapi tetep aja sih kadang perasaan takut itu suka muncul :p

4. Trapped on my own negative thinking and ‘heart-disease’. Such as, mind on people’s opinion. Karena kita hidup bersosial di negara yang punya budaya sangat kepo ini, terkadang it does matter what others think and say. I’m afraid if I get myself stuck on their shallow judgement, make myself stupid, and feel useless. So, If I start to have that negative thought, I have to recharge again my value of life. Dan penyakit hati, seperti dengki, iri, kikir, fasik, dll. Takut aja jadi orang yang jahat dan keras hati. (it means that I have a devilish side sleeping inside myself)

5. Move to a new place and meet a new people. Secara saya ini sangat susah untuk beradaptasi dan bersosialisasi dengan orang-orang baru, jelaslah sebenarnya saya sangat takut ketika harus pindah ke tempat baru. Tapi di sisi lain, saya bisa punya keberanian untuk mendobrak rasa takut untuk keluar dari comfort zone itu dan mengumpulkan kepercayaan diri untuk menghadapi segala yang baru.

6. Depend on others. Saya ga mau (lagi) sakit hati dan kecewa karena berharap/bergantung pada orang lain, tapi kenyataannya ga sesuai dengan yang saya inginkan.

I think what I’m afraid of is internally problem that I have to deal with it. Gain self confident and believe in beautiful future that God has already wrote for me. Fight and pray for it.

Leave a comment

Filed under cerita-cerita, saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s