Hijaukan Harimu!

Pagi setelah sholat subuh, menunggu agak terang, saya udah semangat untuk gowes. Ya, secara udah lama banget itu si monchi (sepeda polygon, monarch 2.0, yang dibeli di Bangil awal tahun ini) ga diajak jalan-jalan sekalian ngenalin kota kelahiran saya, Bandung. Lumayan dapet sejam lebih gowes keliling daerah jajahan. Karena udah banyak program ‘Bike to Work’ atau ‘Jajap Walikota pakai sepeda’ atau mulai merebaknya komunitas gowes, jadinya sepanjang jalan di hari wiken ini cukup sering liat yang olga sepedahan.

Pulang rumah, sebenernya tuh inginnya bikin roti. Kan dapet euforia belajar bikin roti di tante minggu lalu dan nonton reli King of Baking. Tapi pas dicek bahan-bahannya, ga ada tepung protein tinggi, harus beli dulu. Jadinya hampir ga akan ngapa-ngapain. Pas buka kulkas karena mau bikin jus buat sarapan, dilihatlah bayam-bayam saya yang masih menggunung padahal udah hampir layu (kelamaan ga diolah). Jadi setelah sebagian saya jus yang dicampur dengan nanas dan low fat milk, sebagian lagi masih mikir mau diapain.
green juice

Terlihat tepung terigu masih banyak, tadinya mau bikin kue bolu bayam, tapi kok kayaknya aneh dan saya ingin yang simpel. Aha! dibikin mi aja, yang kayaknya relatif lebih mudah dan ga time consuming banget. Setelah browsing resepnya, emang bahannya ga ribet dan bikinnya relatif gampang.

Hyosh! singsingkan lengan baju, mulai bikin adonan.
Bahan-bahan:
2 ikat kecil Bayam, ambil daunnya.
1 buah telur
Tepung terigu
1 sdm Garam
Daun Bawang, diiris-iris

How to make spinach noodle

Caranya:
1. Daun Bayam dan telur dicampur air, lalu diblender sampai halus.
2. Di wadah besar, masukkan tepung terigu dan garam (sayang sekali ga saya ukur berapa gr tepung terigunya, kebiasaan sukanya pake feeling sih).
3. Lalu tambahkan air bayam yang disaring, dikira-kira juga komposisinya, yang penting bisa bikin adonan tepung itu ga kelembekan atau terlalu keras.
4. Ulenin adonan hingga kalis. Sambil tambahkan irisan daun bawang.
5. Kalau sudah kalis, bulatkan adonan, dan pipihkan hingga tipis.
6. Iris-iris adonan pipih memanjang, seperti mi.
7. Didihkan air, lalu masukkan irisan mi ke air mendidih.
8. Rebus hingga mi kenyal, dan tiriskan di air es (biar mi ga menyatu).

Nah mikir nih masa cuman mi doang. Karena masih ada setengah sisa air bayam tadi, jadinya saya bikin juga saosnya. Ada bumbu inti sambel juga yang udah jadi di rumah, tinggal tumis aja nih.
Bahan-bahan:
1 sdm bumbu inti sambel (buatan ceu mumun yang maknyus joss!)
Daging ayam di potong-potong kecil
Sisa air bayam

Caranya:
1. Tumis bumbu inti, lalu masukkan potongan ayam.
2. Setelah ayam agak matang, masukkan air bayam.
3. Tumis hingga air bayam berkurang banyak dan saos agak kering.

Jrengjreng, sajikan mi bayam dengan saos ayam bayam.
Kata adik saya dan ceu mumun (ibu yang bantu-bantu di rumah), rasanya enaaakk!! ahaha, bahagiaaa!!
Cuman penampilannya awful, karena hijau dimana-mana, makanya saya kasih nama “The Hulk Noodle”. Mi buatan sendiri yang dijamin sehat karena ga pake pengawet dan lapisan lilin😀

the hulk noodle

Lalu, cerita masak belum berakhir. Masih ada sisa ‘dough’. Teringat karipap yang dulu suka dibikin apatomate, alias pastel (kalo disini mah). Jadinya coba-coba diisi tumis sayur yang udah dibikin, lalu adonan direkatkan seperti pastel, dan digoreng. Yatta! ini juga berhasil!
Jadilah ‘In-Out Veggies Pastel’ :9

how to make pastel

veggies pastel

Hari sabtu yang hijau sekali. Sepeda warna hijau, Bandung yang masih cukup Hijau, sarapan jus hijau, makan siang mi hijau, cemilan pastel hijau, dan minum teh hijau. Ow yeah, I’m the Hulk Girl :p

Leave a comment

Filed under cooking-baking

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s