NG atau OK

Semenjak saya masuk dunia para enjiner listrik disini, ada istilah baru yang dijadikan parameter lolos uji atau tidaknya suatu produk.
Misal. ketika trial lampu, apakah arus yang diberikan sesuai atau tidak, atau lumen yang dihasilkan terang atau kurang, mereka menyebutnya NG atau OK.
NG untuk hasil yang gagal atau tidak sesuai teori. Sedangkan OK untuk yang berhasil lolos uji sesuai harapan.

Nah, istilah NG dan OK itu tidak hanya dipakai ketika trial produk aja.
Dalam keseharian di luar urusan kerja pun jadi dipakai.
Misal, ketika ada yang bertanya ke anak baru:
“NG atau OK nih statusnya?”
itu maksudnya masih available kah (OK) atau udah ada yang punya kah (NG).
Atau berencana ngadain jalan-jalan ke tempat wisata,
“Besok NG nih kayaknya” alias ga bisa ikutan berangkat.
atau “perut lagi NG nih”. Maksudnya lagi bermasalah sama perutnya.
Dan masih banyak lagi Yes/No questions yang dijawab dengan OK/NG.

Awalnya saya ga ngerti maksudnya ngejawab dengan NG/OK itu.
Tapi lama-lama kebiasaan juga dan kadang-kadang ikutan jawab pake NG/OK.
Dulu sih waktu nonton dorama jepang suka ada dibalik layar pembuatannya dan kadang suka keluar tulisan NG gede-gede warna merah.
Itu sih artinya salah dialog atau salah gerakan pas akting dorama, Not Good.

Dan sekarang saya sedang NG.
#siiiing

 

Leave a comment

Filed under cerita-cerita, kerja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s