Bincang-bincang

Malam ini adalah malam terakhir saya berada di rumah. Sebelum besok berangkat ke Pasuruan untuk kembali belajar kitab Al-Hikam #eh. Ketika lagi packing, datanglah ayah yang kemudian ngajak ngobrol, lalu bergabunglah mamah yang ikutan nimbrung juga. Dari obrolan antara anak dan orangtua ini, membuat saya lebih ringan, karena semua yang ingin saya obrolin bisa diutarakan juga.

Selama ini saya adalah tipe yang suka menjadi pengamat dan lebih memilih untuk melakukan pekerjaan nyata daripada banyak omong. Semua yang saya nilai tentang seseorang itu akan berdasarkan apa yang saya lihat kesehariannya. Ga langsung menghakimi dari sekedar mendengar laporan saja. Jadi saya ini bisa tergolong orang yang pendiam, tapi suatu ketika jika waktunya tepat, bisa jadi orang yang banyak sekali omong. Begitujuga di rumah, saya menjadi pendengar adik-adik curhat dan biasanya jadi penengah aja antara ortu dan adik-adik. Saya lebih suka beres-beres rumah, meletakkan barang di tempatnya, sambil bilang ke adik-adik untuk lebih rapih lagi.

Hal yang saya paling suka adalah adanya komunikasi dan koordinasi yang lancar, apalagi dalam satu keluarga. Mau ujung-ujungnya marahan atau pundung-pundungan, tapi pada akhirnya akan kembali biasa lagi, ya layaknya keluarga. Sekarang mau dimana pun, dalam kehidupan bersosial ini, banyak hal yang bisa bikin miskom, karena interpretasi tiap orang kan beda-beda. Untuk itu jika perlu duduk bersama, melapangkan hati dan pikiran, lalu mengutarakan kejujuran, dan menyimpulkan secara positif untuk kebaikan bersama kedepannya. Apalagi dalam satu keluarga. 

step forward and collect it piece by piece

Tidak perlu tergesa-gesa, asalkan tetap terus maju ke depan, sedikit demi sedikit mengumpulkan potongan puzzle kehidupan, dan menyusunnya jadi satu bentuk utuh. Baik secara individu maupun kerjasama banyakan… Itulah yang saya dapat dari berbincang-bincang malam ini dengan ortu saya.

 

ah, seperti biasa, hari jumat memang selalu dilewati dengan pengalaman luar biasa.

Leave a comment

Filed under keluarga, kisah jumat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s