Ekspedisi Gn. Semeru (1), Pesona Ranu Kumbolo

Sewaktu ada kabar kalau gegedog travelling-nya Engineering mau ke Semeru, saya langsung ngehubungin dan daftar ikutan.
Gn. Semeru, Ranu Kumbolo, alasan kuat saya untuk berada di Jawa Timur ini. Bukan karena film-nya, tapi memang udah jadi cita-cita semenjak baca novel 5 cm tahun 2005. Dari Novel 5 cm itu saya langsung jatuh cinta dengan Bromo dan Ranu Kumbolo, walau belum pernah melihat langsung.
Akhirnya saat itu tiba juga.
Setelah Bromo terwujudkan, sekarang saatnya mendatangi Ranu Kumbolo.

Jadwal pergi mulai tanggal 6 Juni (kamis) pagi hingga 8 Juni (sabtu) malam.
Jadi selama 3 hari 2 malam kami akan mengunjungi Semeru dan menginap kemping di Ranu Kumbolo.
Dari 2 hari sebelum keberangkatan, saya udah ngerasa so excited. ga bisa fokus kerja, hanya terus-terusan nulis list keperluan kemping 3 hari 2 malam tersebut.

Akhirnya saat yang ditunggu datang juga.

Kamis, 6 Juni 2013
Rencana awal berangkat dari Bangil menuju Malang itu pkl. 06.00 menggunakan motor.
Tapi karena ada kerjaan ini itu dulu, jadinya baru berangkat pkl. 09.00 dengan beberapa kali berhenti untuk nunggu temen yang lain gabung.
Di Malang, kami mampir ke tempat sewa tenda dan alat-alat kemping.
Baru sekitaran pkl 13.30, setelah semua personil lengkap 8 orang, kami menuju Ranu Pani, tempat start untuk hiking Semeru.
Perjalanan ke Ranu Pani sudah disuguhi pemandangan Bromo yang indah. Bukit-bukit hijau dengan lekukan aliran sungai dan pohon-pohon cemara.
DSCN1365
Kendaraan yang dipake bisa motor, Jeep, atau numpang truk sayur. Kalau mobil biasa kurang rekomended karena jalannya banyak yang ancur.
Awalnya saya dan 3 teman lainnya pake mobil Jazz, tapi karena udah ga mungkin lagi dibawa dengan medan jalan yang rusak begitu, akhirnya kami naik truk sayur. Sedangkan keempat teman lain udah duluan naik motor dan sampai di desa Ranu Pani.

Sampailah kami semua di Ranu Pani sekitaran pkl 16.00
Kami siap-siap untuk memulai perjalanan yang hanya bisa dilalui oleh kaki ini saja.
Ada yang makan dulu, ke toilet dulu, packing-packing dulu.
Baru setelah sholat dan berdoa bersama, pkl 18.00 kami memulai perjalanan.
IMG_6243
Sudah mulai gelap, masing-masing kami pake headlamp. kecuali saya yang hanya pake senter kecil biasa.
Walhasil sempet beberapa kali kepleset, bahkan dari pos 3 ke pos 4 itu jalannya nanjak banget dan licin, saya sempet meluncur balik ke bawah. Pipi udah baret-baret kena ranting-ranting yang menjuntai ke jalan.
Tapi asik-asik aja. Namanya juga hiking di Gunung. Nikmati segala perjalanan tapi tetap hati-hati.

Perjalanan memang cukup berat. Ya berat karena bawa carrier yang isinya untuk 3 hari 2 malam. Ya berat karena habis ujan jadi jalannya yang tanah makin becyek dan licin. Ya berat karena namanya naik gunung, rutenya pasti menanjak.
Beberapa kali kami istirahat di tengah perjalanan, karena kecapean. Karena leader-nya kena serangan linu di persendian lutut kanannya. Karena yang paling senior (udah bapak-bapak) sering ga kuat jalan.
Sampai bisa tidur ditengah berhenti istirahat saking udah malam dan capeknya.
Akhirnya kami sampai di Pos 4 tepat pkl. 24.00

Jumat, 7 Juni 2013
Perjalanan belum berakhir.
Dari pos 4, kami udah bisa liat kelap-kelip cahaya senter dari kemah-kemah yang datang duluan di Ranu Kumbolo.
Saya masih belum kebayang, Ranu Kumbolo seperti apa karena keadaan masih gelap banget.
Perjalanan diteruskan lagi menuju tempat mendirikan tenda di Ranu Kumbolo.
Sengaja kami ingin memilih spot persis tengah view sunrise-nya. Jadi kami masih menanjak dan jalan lagi.
Pkl 01.00 akhirnya kami tiba di tempat untuk beristirahat dan mendirikan tenda.
Total 7 jam kami berjalan dari Ranu Pani ke Ranu Kumbolo.

Setelah tenda siap, barang-barang keperluan udah sedia, saya coba untuk istirahat dengan masuk ke sleeping bag.
Pkl 02.30 saya cari posisi yang enak untuk meluruskan punggung, tapi ternyata tanah tempat tenda saya itu ga rata. Berlekuk banget yang menghasilkan saya ga bisa tidur tenang karena melorot terus ke bawah.
Ditambah ada yang ngeloyor aje masuk tenda tanpa permisi dan tidur.
Saya mau keluar tapi udara udah mulai dingin banget.

Pkl 04.30 saya memaksakan diri bergerak keluar sleeping bag karena harus sholat subuh.
Dengan udara super dingin, sambil menggigil saya sholat.
Setelah itu keluar tenda untuk siap-siap liat sunrise.
Ternyata kalau bergerak itu jadi berkurang dinginnya.
Perlahan-lahan, akhirnya cahaya matahari keluar dari sela-sela dua bukit yang membentengi danau Ranu Kumbolo.
IMG_6262

Selamat datang di Ranu Kumbolo…
IMG_6297

Semakin terang, semakin terlihat jelas bentuk rupa Ranu Kumbolo.
Danau jernih di tengah-tengah pegunungan.
Pantulan cahaya matahari pagi semakin membuat berkilau air danau.
Dikelilingi bukit hijau dan langit cerah.
IMG_6328
Hanya bisa terpana.. subhanallah..

DSCN1448

14 Comments

Filed under gunung, jalan-jalan

14 responses to “Ekspedisi Gn. Semeru (1), Pesona Ranu Kumbolo

  1. bunga warna ungu : lavender.
    ntar puasaan, pendakian ke ranu kumbolo/g. semeru dibuka gak ya?

    • arditafanisa

      hehe, iya, lavender.
      wah klo itu saya ga tau. tapi kyknya ga ada hubungan sama puasa, semeru tetep bisa didaki.

  2. alexyusRio

    brp nih biaya yg dikeluarin saat itu ? kalo brgkt habis idul fitri bisa kan ?

    • arditafanisa

      Tergantung.. pake transport nya apa..berapa org.. sewa apa aja utk kempingnya.. bisa murah, bisa tdk murah

  3. Hicha Aquino

    Hai ditchan, balik2 udah bertualang nyampe semeru ajah kamuh yah..
    Bikin ngiri ajaah.. Huh! *buangmuka* *kayakmukanyabanyakaja*

    Akuh juga bertualang dong, dari blog ke blog. Terus nyasar k blog kamu deh…
    Hahaha..

    Ayo, kapan nih kita jalan2 lagi..😉

    • arditafanisa

      Ootidaakk,, ada hichan mampir blog sayah :”)
      hihi,,, ayokayok,, kapan nih kita kopdar lagi.
      saya kan udh pernah mengunjungimu ke kobe, giliranmu ke tempat saya sinih ;p

  4. Dari Tumpang ke Ranupani naik motor bisa gak ya? Motornya kuat kah?

    • arditafanisa

      Bisa. tapi saran sih jangan motor matic dan boncengan. soalnya jelek banget jalannya. motor suka slip di bebatuannya.

  5. Gan. kalo mau sewa alat2 kemping di mana ya? mohon pencerahannya…

  6. Riema

    Mbak, pas mbak daftar itu bareng kelompok dari rumah apa pas disana baru ketemu sama pendaftar yang lain? tolong jawabanya ya mbak..

  7. Luphi

    mbak…tempat sewa alat nya dimn and ada contact perseon nya ga???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s