Berdoalah

Setiap hari minggu selalu ada buka puasa dan tarawih di SRIT dari KMII Jepang.
Selesai tarawih biasanya jam stgh10 malem, dan perjalanan menuju kosan saya masih 2 jam.
Biasa dapet kereta pulang dari Shinjuku ke stasiun daerah kosan itu sekitaran jam stgh11 lebih.
Hari ini karena malas nunggu kereta selanjutnya, yang artinya saya harus berdiri. Kalau beruntung, ada penumpang dekat yang duduk depan atau dekat saya berdiri turun di stasiun terdekat, saya bisa dapet duduk.
Lumayan, perjalanan sejam euy.
Tapi udah sekitaran 20menit, ga ada juga yang turun.
Lalu saya teringat “berdoa sama Allah, minta apapun itu sama Allah”.
Dan saya pun berdoa minta tempat duduk.
Subhanallah walhamdulillah, setelah selesai berdoa, ada penumpang duduk yang turun juga.
Ya Allah.. Memang Engkau Maha Pengabul Doa.

Jadi malu banget.. Karena sering ga percaya dengan ketentuan Allah.
Pernah mikir, dengan berbagai kejadian yang terjadi, kalau saya berdoa itu malah dikasihnya yang berkebalikan. Ya udah, minta yang buruk-buruk aja, nanti dikasihnya yang baik.
Astaghfirullah.. Padahal yang baik menurut kita belum tentu Allah ridho, belum tentu itu memang yang terbaik untuk kebaikan hidup dunia akhirat kita.

Sungguh, tawakal itu sangat berat, karena Menunjukkan seberapa kuatnya Iman ini.
Sungguh, ikhlas itu sangat sulit, karena Menunjukkan kualitas bersihnya hati ini.
Sungguh, sabar itu sangat rumit, karena menunjukkan seterbuka apa untuk melihat hal yang positif.
Ya, Sungguh, Surga itu memang bukan untuk yang lemah, yang kotor, dan yang pesimis.

Leave a comment

Filed under memoar jepang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s