Daily Archives: July 7, 2012

Meet The Polish

Setiap pertemuan dengan orang itu memang sudah diatur sama Allah ya.
Seperti hari ini pulang dari acara di SRIT (Sekolah Republik Indonesia Tokyo), pas di stasiunnya ketemu dengan seorang bapak sekitaran umur 60an dari Polandia.
Awalnya saya ga merhatiin, tapi bapak tersebut yang merhatiin saya, lalu saya senyumin, dan tiba-tiba beliau menyapa dengan ramahnya dan mulai percakapan (naasnya pake bahasa inggris!)
Ternyata beliau kerja di embassy Polandia, udah 5 tahun di Jepang.

Waktu saya bilang dari Indonesia, dia excited banget karena pernah ke Indonesia 3x untuk konferensi, dan beliau sangat suka dengan Indonesia.
Katanya, Bendera Indonesia itu sama dengan bendera Polandia, hanya berkebalikan aja warnanya.
Lalu, beliau suka dengan Jakarta; beliau suka dengan udara panasnya Jakarta, karena Polandia terlalu dingin, tapi masih bisa jalan kaki dari embassy ke tempat konferensi (ini saya ga abis pikir!), dan karena Orang Indonesia itu ramah2.
Ditambah waktu dia nanya jurusan saya kuliah disini dan saya jawab teknik nuklir, makinlah beliau semangat ngobrol; tentang perkembangan nuklir di dunia, di Polandia, dan di Indonesia.

Yang menarik, beliau bilang waktu SMA belajar bahasa arab, bisa nulisnya, dan suka baca Al-Quran.
Saya tanya agamanya, beliau bilang kalau beliau kristian tapi tertarik dengan Al-Quran, dan ada komunitas kecil muslim di Polandia.

Lalu beliau kasih kartu namanya dan suruh saya menghubungi beliau via email, karena ingin ketemu lagi dan diskusi lebih lanjut tentang Indonesia dan nuklir.
Beliau: “I know nihongo, but it’s easier to speak eigo.”
Saya: “haha, wakatta. But because I’m studying nihongo, now my eigo is already ochita.”
*You know what I mean when I have to use english in Japan?*

Mungkin akan beda ceritanya kalau saya memutuskan pulang dari SRIT lebih cepat atau lebih lambat.
Saya ga akan ketemu dengan bapak Polandia ini.
Ga akan ngobrol seru, dikasih kartu namanya, dan diajak untuk bertemu lagi untuk ngobrol.
Ga akan nambah kenalan orang Eropa yang sangat ramah dan ternyata tertarik dengan Al-Quran walau kristian.
I guess, Itulah yang dinamakan Jodoh..

Leave a comment

Filed under memoar jepang

Euforia Ujian Negara

Lagi musim pengumuman SNMPTN.
Selamat bagi kalian semua yang sudah mendapatkan hasil terbaik atas usaha dan rezeki kalian.
Baik yang lulus di pilihan yang diimpikan, atau tidak diharapkan, atau dipaksa, atau tidak di pilihan mana pun.
Semuanya adalah keputusan Allah yang terbaik untuk semua.

Saya ingat ketika masa-masa mempersiapkan ujian negara yang heboh ini.
Saya keukeuh ingin masuk jurusan Fisika ITB, karena terdoktrin senior tentang kelebihan-kelebihan ilmu Fisika, manfaatnya di bidang kehidupan sehari-hari, ditambah ada lab energi nuklirnya.
Ya, saya begitu tertarik di dunia energi alternatif, terutama energi nuklir.
Karena merasa tertantang untuk menjadi minoritas yang berkecimpung di daerah yang justru ditakuti mayoritas orang.

Tapi ketika itu mamah pengennya saya jadi dokter, atau kuliah di dunia kesehatan.
Katanya dunia kesehatan itu akan selalu diperlukan kapan pun, dimana pun.
Saya ga membantah juga, saya ikuti keinginan mamah untuk memilih jurusan kedokteran UNPAD sebagai pilihan pertama dan Fisika ITB di pilihan kedua.
Tapi memang Allah sangat tau kapasitas hambaNya, alhamdulillah saya lolos di pilihan kedua.

Euforia Sebagai mahasiswa baru ITB angkatan 2005, bisa bikin bangga orangtua dan keluarga, bisa saya rasakan.
Mengikuti OSKM yang seru, bertemu dengan para mahasiswa berideologi tinggi, mengenal bahasa dan istilah langit, merasakan aura kedewasaan dan kewibawaan dari para petinggi kampus.
Pengalaman awal yang tidak bisa dilupakan.

Seiring mulai masuk ke dunia perkuliahan, sempat juga merasa salah pilih jurusan, serasa masa depan suram di Fisika yang terpencil.
Tapi, jika bukan karena di Fisika, jika bukan saya teguh ingin mendalami nuklir, mungkin saya tidak akan berada di tanah Jepang saat ini.

Bagaimana pun semua skenario Allah untuk saya, sampai saat ini, dengan segala pengalaman dan kejadian yang beragam,
semuanya sempurna.
Semuanya memang yang saya butuhkan.
Bertemu banyak tipe orang, dekat dengan banyak jenis orang, belajar dari mereka tentang arti hidup, tentang arti mengendalikan pikiran dan perasaan.
Memang saya masih belum dewasa dan masih banyak mengeluh karena penyesalan dari berbagai keputusan yang diambil.
Tapi saya yakin, saya percaya, ketika saya terus ingin memperbaiki diri untuk lebih baik terus, Allah akan membimbing saya menuju ke kebahagiaan sebenarnya.
Bahagia dunia dan terutama bahagia akhirat.

Alhamdulillah…

Leave a comment

Filed under cerita-cerita

Coba Pahami

Apabila kamu berpikir kalah, maka akan kalah.
Apabila kamu berpikir tidak berani, maka akan tidak berani.
Apabila kamu ingin menang tapi tidak merasa yakin, boleh dikatakan kamu tidak akan menang.
Apabila kamu berpikir untuk rugi, kamu memang telah rugi.
Karena di dunia ini kita temukan sukses dimulai dari segala hal dalam pikiran.
Apabila kamu menganggap dirimu unggul, maka kamu akan menjadi unggul.
Kamu harus bercita-cita tinggi untuk bangkit.
Kamu harus merasa yakin terhadap diri sendiri, sebelum dapat memenangkan suatu hadiah.
Perjuangan hidup tidaklah senantiasa memihak pada yang lebih kuat atau yang lebih cepat.
Tapi cepat atau lambat sang pemenang adalah orang yang berpikir dia pasti menang.

Leave a comment

Filed under Uncategorized