Monthly Archives: July 2012

Final Thesis Defense

Hari ini tiba juga..
Hari saat setahun lalu saya sebagai penonton tapi malah deg-degan luar biasa juga.
Pasalnya, karena para senior presentasi pake bahasa Jepang dan lancar.
Sedangkan saat itu bahasa Jepang saya masih tertatih-tatih (sekarang juga sih).
Tapi 20 menit, 15 menit presentasi dan 5 menit tanya jawab, akhirnya bisa dilewati juga.
Bagaimanapun alhamdulillah udah bisa dilewati.
Dengan bahasa Jepang seadanya dan berburu dengan waktu.
Alhamdulillah wa syukurilah.
Hanya saja… Tantangan sebenarnya baru mulai.
Apa ilmu saya selama disini bisa bermanfaat bagi sosial?

20120728-181257.jpg

Advertisements

4 Comments

Filed under cerita-cerita, memoar jepang

Ramadhan di Jepang

Suasana Ramadhan di negara yang mayoritas bukan muslim tentu beda jauh dengan Indonesia dan negara-negara muslim lainnya.
Terutama Jepang yang awam banget tentang Islam.
Dari awal menjelang Ramadhan aja, ga ada iklan-iklan sirup pelepas dahaga, obat maag, berita artis2 pake kerudung, dan euforia lainnya untuk menyambut Ramadhan.
Hari-hari di jalani dengan biasa saja, sangat biasa.. dengan aktivitas masing-masing; pergi ke kampus, ke kantor, sekolah, part time, dll.
Jadi emang cukup sedih kalau inget waktu di Indonesia udah heboh nyiapin untuk shaum dengan keluarga dan kawan-kawan, tapi disini kurang banget kerasanya.Memang harus dari kitanya sendiri yang mau menghadirkan Ramadhan di hati, biar tetep semangat untuk menyambut dan melaksanakan shaum Ramadhan.
Berat sih.. apalagi kalau sendirian dan ga ada yang bisa sama-sama ingetin juga, tapi itulah tantangannya.

Sebagai anak kosan, kalau sahur sendirian.
Biar ga terlalu sepi, paling pasang lagu islami atau murattal Quran.
Karena perbedaan waktu juga, ga bisa nelfon keluarga karena pastinya masih tidur.
Seharian aktivitas seperti biasa.. Yang ngenesnya kalau dapet Ramadhan lagi musim panas.
Dengan temperatur dan kelembapan yang tinggi, jalan sedikit aja keringat udah mengucur deras.
Siang-siang, orang-orang berjalan sambil makan eskrim atau bawa air botol dingin.
Godaan ruaaarrr biasa.
Untuk berbuka sendiri, biasanya berkumpul dengan komunitas muslim lainnya, bisa yang sama-sama dari Indonesia atau gabung dengan negara-negara lainnya.
Saat berbuka inilah terasa banget Alhamdulillah-nya.. subhanallah, bisa melewati puasa di hari yang terik.

Sarana mesjid sangat minim.
Di daerah saya aja, mesjid paling dekat harus naik kereta 20 menit dilanjutkan jalan kaki 30 menit.
Jadi ga ada itu suara-suara orang mengaji menjelang berbuka, apalagi suara adzan.
Manfaatin teknologi aja, denger adzan dari internet.
Biasanya kalau wiken suka ada kajian Islam dan buka bersama di Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT).
Saat-saat begini baru bisa ngerasa lebih Ramadhannya, karena berkumpul dengan kawan-kawan muslim Indonesia lainnya, ada kajian seputar Ramadhan, ifthar dan berbuka dengan makanan khas Indonesia.

Memang mungkin banyak kurang sukanya dibanding sukanya ngejalanin shaum Ramadhan di negara Jepang ini.
Tapi menyenangkan.. karena kita dituntut untuk bisa menikmati setiap perjuangan menghadirkan suasana Ramadhan dari dalam diri sendiri disaat lingkungan sekitar tidak mendukung.
Apalagi kalau ditanya tentang Ramadhan dari orang-orang Jepang yang biasanya langsung shock kalau dibilang ga boleh makan dan minum seharian.
Mikirnya, “bisa mati dong?”
Saya sih suka jawabnya, “ini masih hidup dari kecil menjalankan puasa, dan Tuhan kasih kekuatan untuk bisa melalui hari puasa dengan sehat.”

Pastinya akan jadi pengalaman dan cerita yang sangat menarik dan berkesan di masa depan nanti.

Leave a comment

Filed under memoar jepang

Jumat dan Ramadhan

bismillah
1 Ramadhan 1433 H

Saya bukan yang ikut shaum hari pertama Ramadhan hari ini, karena dari yang saya ketahui lebih baik ikut keputusan pemimpin di daerah kita tinggal.
Dalam hal ini, karena saya lagi tinggal di Jepang, saya ikut keputusan Japan Moslem Association yaitu 1 Ramadhan dimulai Sabtu, 21 Juli 2012.
Tapi, setelah tadi pagi saya baca timeline salah satu ustadz dan mulai paham mengenai hilal, rukyat lokal, rukyat global, saya seharusnya memilih ikut rukyat global karena lebih kuat dalilnya dan mulai shaum hari ini.
Hanya saja, saya belum niat untuk mulai shaum ramadhan dan udah sarapan, jadi menurut ustadz tersebut hari ini harus diganti di hari lain luar Ramadhan.
*semoga Allah mengampuni saya yang lemah ilmu tentang Agama ini*

Hari ini dengan anehnya temperatur di Jepang mendadak jadi sejuk.
Setelah beberapa hari lalu puanas tenan, sampe ga bisa tidur.
Banyak yang bilang, ini salah satu berkah Ramadhan.
Jadi sejuk, diguyur hujan (aah, friday and rainy are my fave!), dan nyaman.

Jumat ini hari terakhir pengumpulan abstrak tesis.
Alhamdulillah, entah gimana caranya saya bisa bikin itu abstrak berbahasa Jepang, walau banyak bantuan dari labmate dan sensei.

Sorenya, saya dan kawan-kawan angkatan akhir program beasiswa pergi ke kawasan Tokyo untuk menghadiri seremoni pelepasan akhir mahasiswa program.
Di acara ini, datang orang-orang dari perusahaan Jepang, para sensei, dan orang-orang program beasiswa.
Kami didaulat untuk ngasih speech (tentu saja pake bahasa Jepang) selama 2-3 menit tentang kesan selama di Jepang.
Huft, deg-degannya sampe belepotan.
Ini aja yang 2 menit udah gelagapan nyiapinnya, gimana minggu depan yang 30 menit saat presentasi tesis??? >.<

Abis acara program, walau banyak makanan dihidangkan,
Sensei bahasa saya, the Nanny dan Danny, para senpai, ngajak kumpul-kumpul lagi di salah satu resto Jepang deket gedung seremoni juga.
Ampun deh, padahal udah kenyang..
Tapi yaa, itung-itung sekalian buat sahur, huehue.

Ah ya, jujur, saya sama sekali ga nyiapin apa-apa untuk Ramadhan ini.
Targetan pun belum saya buat.
Entah kenapa, ga kerasa banget Ramadhan ini.. Tiis..
Padahal yang rindu datangnya Ramadhan itu tergolong orang-orang yang beruntung ya… *speechless*

Ga boleh dibiarin!
Harus paksain diri kembali meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah Ramadhan.
Ga boleh jadi orang yang merugi dan menyesal!
Hyosh!!

*22:30 JST masih di kereta menuju pulang*

Leave a comment

Filed under kisah jumat, memoar jepang

1 Ramadhan 1433 H

19 July 2012

All Masajids, Musallahs, Muslim Organizations in Japan

Assalamu Alaikum wa Rahmatullahi wa Brakatohu

Ruyat-e-Hilal Committee-Japan is pleased to announce that the Hilal (Crescent) for Ramadhan (1st of Ramadhan, 1433 A. H.) has not been sighted in Japan nor in Malaysia on Shaban 29, 1433 (July 19, 2012). Therefore Ramadhan will start on Saturday , July 21, 2012 .

May Allah (S. W.T.) accept our good deeds.

アッサラームアライクム ワラフマトゥッラーヒ ワバラカートゥフ

ルーヤトゥ・ヒラール・コミティ・ジャパン(日本新月確認委員会)は、1433年シャーバーン月29日(2012年7月19日)に日本とマレーシアにおいてラマダーンの新月(1433年ラマダーン月1日)が確認されなかったため、ラマダーンのスタートは2012年7月21日(土)であることをお知らせいたします。

アッラーが私たちの善行を受け入れてくださいますように。
ワッサラーム

Dr. Salimur Rahman Khan
Chairman
Ruyat-e-Hilal Committee-Japan
Mobile: 090-3209-4479

Mr. Aquil Siddiqi
Secretary
Ruyat-e-Hilal Committee-Japan
Mobile: 090-8740-7878

Mohon maaf lahir dan bathin.
Semoga Ramadhan ini menjadikan diri jauh lebih baik dan benar lagi.

Leave a comment

Filed under memoar jepang

Stress Itu..

Dikasih kertas evaluasi abstrak dari sensei, disuruh direvisi dan diserahin ulang, tapi ga bisa baca tulisan tangan kanjinyaaaaaa!!! T_____T

20120719-171816.jpg

2 Comments

July 19, 2012 · 17:20